Pangkalan Ayam Tutup

TERPAKSA TUTUP: Pemilik pangkalan ayam, Iwan sedang menyiapkan stok ayam terakhir untuk dibawa ke pasar. Masih tingginya harga ayam membuat pangkalan ayam harus tutup sementara untuk menekan biaya operasional.
TERPAKSA TUTUP: Pemilik pangkalan ayam, Iwan sedang menyiapkan stok ayam terakhir untuk dibawa ke pasar. Masih tingginya harga ayam membuat pangkalan ayam harus tutup sementara untuk menekan biaya operasional.
TERPAKSA TUTUP: Pemilik pangkalan ayam, Iwan sedang menyiapkan stok ayam terakhir untuk dibawa ke pasar. Masih tingginya harga ayam membuat pangkalan ayam harus tutup sementara untuk menekan biaya operasional.

POJOKJABAR.id, BABELAN – Masih tingginya harga ayam di pasaran, membuat pangkalan ayam di Kecamatan Babelan harus libur sementara untuk menekan biaya operasional.

Menurut pemilik pangkalan ayam, Iwan (25) mengatakan, dirinya harus menutup pangkalan miliknya dikarenakan penjualan ayam sudah merosot tajam.

“Paling libur dulu nggak ambil stok ayam dua sampai tiga hari ke depan sambil lihat situasi, soalnya selain ayam juga sedang sulit dicari, permohonan ayam juga berkurang,” ujarnya.

Dikatakan Iwan, penurunan omzet sudah mulai terasa, dimana biasanya untuk stok satu ton empat ratus kwintal untuk satu hari, kini sudah lebih dari dua hari masih tersisa.


“Kalau biasanya paling telat dua hari sekali pasti datang lagi ayam, ini sudah tiga hari masih numpuk, malah rugi kan untuk kasih makan, makanya saya mau stop dulu nggak ambil lagi,” ungkapnya.

Selain untuk stok ke Pasar Babelan, pangkalan ayam milik Iwan juga menyuplai pedagang ayam keliling serta rumah makan di sekitar Babelan. (ich)