Pasca Digusur, PKL Kembali Berdiri

BERDIRI LAGI: Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Gatot Subroto, Cikarang Utara kembali mendirikan lapak dagangannya pasca digusur pemerintah beberapa waktu lalu.
BERDIRI LAGI: Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Gatot Subroto, Cikarang Utara kembali mendirikan lapak dagangannya pasca digusur pemerintah beberapa waktu lalu.
BERDIRI LAGI: Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Gatot Subroto, Cikarang Utara kembali mendirikan lapak dagangannya pasca digusur pemerintah beberapa waktu lalu.

POJOKSATU.id, CIKARANG UTARA – Pasca eksekusi penggusuran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) ilegal di Jalan Gatot Subroto, Cikarang Utara, sebulan terakhir ini kembali berdiri. Sejumlah lapak PKL ilegal yang didominasi pedagang sparepart motor bekas terlihat kembali berdiri di lahan yang sama.

Pedagang mengaku terpaksa harus kembali mendirikan toko ilegal mereka dengan bangunan baru semi permanen karena tak ada lagi biaya untuk sewa lahan yang disediakan pemerintah. Ditambah lagi dengan desakan hidup yang harus dijalani sehingga memaksa mereka untuk nekat main kucing-kucingan dengan petugas.

“Orang mau cari nafkah main gusur aja, kita juga kan butuh makan, ini bangunan baru saya buat belum lama,” ungkap salah satu pedagang, Adi (29) kepada Radar Bekasi di lokasi lapaknya, Jalan Gatot Subroto, Rabu (26/8).

Menurutnya, pasca penggusuran oleh pihak Kecamatan Cikarang Utara, sebagian pedagang dipindah ke wilayah Kaliulu, Cikarang Utara.


Pedagang terpaksa memberanikan diri untuk tetap berdiri membangun toko semi permanen dengan kayu lantaran tidak tahu lagi harus pindah kemana. “Kita bangun lagi di sini beranikan diri saja, habis mau dimana lagi, dari dulu saya dagang di sini,” imbuhnya.

Pedagang lainnya, Rudi (30) mengaku terpaksa mendirikan bangunan semi permanen di atas trotoar karena kebutuhan hidup untuk mencari nafkah.”Kita bareng-bareng bangun toko lagi, biar kalau digusur lagi bareng juga kalau sendiri mah saya juga kagak berani,” katanya.

Kata dia, lapak pedagang khusus sparetpart motor bekas sudah banyak diketahui masyarakat dan telah memiliki pelanggan tetap. Sehingga sebagian pedagang enggan pindah ke tempat lain dan memaksa kembali mendirikan bangunan liar.

Ia menyebut jika pemerintah kembali akan menertibkan lapak dagangannya maka pedagang pasrah.”Kalau digusur lagi saya mah pasrah saja udah,” ungkapnya.

Diketahui PKL Ilegal yang berdiri di atas trotoar Jalan Gatot Subroto, sebulan terakhir atau pasca Lebaran dirobohkan dan ditertibkan oleh pemerintah Kecamatan Cikarang Utara. Hal itu karena bangunan tersebut berdiri secara ilegal, danĀ  kini pedagang kembali membangun lapak-lapak di
atas lahan terlarang dan mulai beraktivitas seolah tak terjadi apa-apa. (mar)