Jamaah Diberi Gelang Tanda Penyakit

F-KIRIAN_GELANG HAJI

POJOKSATU.id, BEKASI – Mengantisipasi calon jamaah haji berpenyakit dan upaya pertolongan pertama dilakukan, panitia memberikan gelang kepada jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci. Gelang tersebut memiliki tiga warna yang mengkategorikan risiko penyakit tinggi, sedang dan biasa.

Gelang berbahan stainless steel tersebut selain sebagai identitas, sekaligus sebagai penanda bagi jamaah yang memiliki penyakit. Sehingga petugas mudah mengenali melakukan pencegahaan.

Gelang berwarna kuning menandakan jamaah memiliki potensi penyakit mudah jatuh, gelang merah bagi jamaah dengan riwayat penyakit serius. Gelang hijau untuk yang memiliki penyakit ringan.


“Kalau nanti saat menjalani ibadah haji. Kami bisa mengkondisikan siapa yang harus didahulukan. Sehingga memudahkan tim kesehatan dalam memantau jamaah,” ucap salah satu staf kesehatan, Andini saat ditemui Radar Bekasi, Rabu (26/8).

Lanjut Andini, saat jamaah di Tanah Suci rentan sekali terkena dehidrasi dan tubuh harus menyesuaikan dengan iklim udara panas di sana. Dan jamaah dengan risiko penyakit akan mudah sekali terserang dehidrasi yang akan berakibat fatal karena kekurangan cairan tubuh.

“Kalau ada gelang warna, staf kesehatan di sana, bisa langsung mengambil tindakan pencegahan. Misalnya dengan mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi tubuh, bila dirasa kurang sehat bisa langsung ditangani agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ungkap wanita berkerudung ini.

Biasanya saat di perjalanan, calhaj mengurangi banyak minum. Karena takut bila harus bolak balik ke toilet saat di pesawat. Sehingga cairan tubuh akan berkurang dan akan sangat membahayakan bagi tubuh.

“Jadi, kalau petugas lihat ada pakai gelang berwarna bisa langsung diingatkan untuk menjaga cairan tubuh dengan minum serta tidak usah takut bila bolak balik ke toilet,” tandasnya.

Pantauan Radar Bekasi, jamaah asal Kota Bekasi yang tergabung dalam kloter 12 masuk asrama haji embarkasi Jakarta Bekasi pukul 02.30, Senin (26/8). Mereka menuju bandara pukul 22.30 WIB dan take off pukul 01.30 dengan nomor penerbangan SV 5311 yang berjumlah 444 calhaj serta enam petugas. (dat)