Fik Fik Minta Penyidikan Korupsi Diteruskan

SERTIJAB : Kasie Pidus Kejari Cikarang yang baru, Rudi Panjaitan (kiri) berfoto bersama mantan Kasie Pidsus, Fik Fik Zulrofik (kanan).
SERTIJAB : Kasie Pidus Kejari Cikarang yang baru, Rudi Panjaitan (kiri) berfoto bersama mantan Kasie Pidsus, Fik Fik Zulrofik (kanan).
SERTIJAB : Kasie Pidus Kejari Cikarang yang baru, Rudi Panjaitan (kiri) berfoto bersama mantan Kasie Pidsus, Fik Fik Zulrofik (kanan).

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Di saat dugaan kasus korupsi tengah gencar diungkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang, Kasie Pidsus Fik Fik Zulrofik dipindah dari tempat dinasnya. Tongkat estafet pengungkapan kasus korupsi yang kini sudah mulai berjalan pun diserahkan kepada Rudi Panjaitan.

Ditemui usai serah terima jabatan, Fik Fik meminta kepada kasi Pidsus Kejari Cikarang yang baru yakni, Rudi Panjaitan agar meneruskan pengungkapan dugaan kasus korupsi di Kabupaten Bekasi. Baik yang sudah berstatus penyelidikan ataupun penyidikan.

“Pokoknya intinya perkara yang sudah dikerjakan bisa dilanjutkan oleh kasi Pidsus yang baru dan bisa lebih ditingkatkan lagi kinerjanya,” ucapnya.

Disinggung soal rotasi dan mutasi jabatan yang dialaminya di saat pengusutan dugaan korupsi tengah gencar, Fik Fik menanggapinya dengan biasa. Menurut dia, sebagai pejabat negara sudah menjadi hal yang biasa jika dirotasi atau mutasi ke daerah lain.


“Kalau soal mutasi itu suatu hal yang biasa, yang penting di mana pun tempatnya bisa melakukan kinerja sesuai tupoksi sebagai abdi negara,” katanya.

Sementara itu, Rudi Panjaitan, kasie Pidsus Kejari Cikarang yang baru berjanji bakal meneruskan program ataupun penyelidikan dan penyidikan yang sudah berjalan sebelumnya.

“Saya akan bekerja semaksimal mungkin untuk melanjutkan program yang sudah ada,” ucapnya.

Disinggung sudah ada berapa perkara yang diterima dari kasie Pidsus sebelumnya, ia mengatakan belum menerimanya. Alasannya karena baru saja melakukan serah terima jabatan.

” Jumlah perkaranya saya belum tahu, karena saya baru serah terima,” katanya. (dho)