Calhaj dan Kepala KBIH Terancam Denda Rp500 Juta

KOL 1LOGO HAJI copy

POJOKSATU.id, BEKASI- Kantor Imigrasi Bekasi memproses kasus pemalsuan paspor sorang calon jamaah haji asal Kabupaten Bogor, Zainal Arifin (40) dan Ketua KBIH Al-Falah Abdul Rahman Nashran.

Kepala Kantor Imigrasi Bekasi Is Edy Eko Putranto mengatakan, pihaknya bekerjsama dengan kepolisian dalam mengusut kasus.

‪”Masih diperiksa untuk kita tetapkan statusnya sebagai tersangka. Kita sudah lakukan koordinasi dengan polresta setempat. Dalam penyidikan ini kita ada Korwas (koordinator pengawas) dari penyidik kepolisian,” kata Eko di Kantor Imigrasi Bekasi, Kamis (27/8).


Eko menduga KBIH telah merekayasa penipuan jamaah saat pemegang paspor yang asli sedang sakit keras.

“Ini baru pertama kali di embarkasi haji di bekasi. Yang masih sakit ini masih dalam penyelidikan kami, kita masih belum kembangkan, kita masih konsentrasi pada dua orang ini ,” paparnya.

Dengan perbuatan memalsukan pasrport ini kata Eko kedua tersangka bisa dikenakan pelanggaran Pasal 126 (b) UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang berbunyi; Apabila menggunakan Dokumen Perjalanan Republik Indonesia orang lain, atau yang sudah dicabut atau yang dinyatakan batal untuk masuk atau keluar Wilayah Indonesia, atau menyerahkan kepada orang lain Dokumen Perjalanan Republik Indonesia yang diberikan kepadanya, atau milik orang lain dengan maksud digunakan secara tanpa hak dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). (cr21)