Warga Ramai-ramai Tukar Dolar

TUKAR DOLAR: Aktivitas pegawai money changer di Bekasi sibuk menerima warga yang menukarkan simpanan dolarnya ke rupiah kemarin.
TUKAR DOLAR: Aktivitas pegawai money changer di Bekasi sibuk menerima warga yang menukarkan simpanan dolarnya ke rupiah kemarin.
TUKAR DOLAR: Aktivitas pegawai money changer di Bekasi sibuk menerima warga yang menukarkan simpanan dolarnya ke rupiah kemarin.

POJOKSATU.id, BEKASI – Nilai tukar rupiah yang tembus Rp14.000/USD dimanfaatkan sebagian warga di Kota Bekasi untuk mengeruk keuntungan. Simpanan dolar para warga kelas menengah mulai ditukarkan ke rupiah. Alhasil, sebagian besar mengeruk keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

Sentra-sentra penukaran mata uang asing (money changer) di sejumlah lokasi di Bekasi kemarin tampak ramai dikunjungi warga. Fahmi Ramdan (35), misalnya, mengaku mengantongi uang hingga ratusan juta rupiah dengan menukarkan puluhan ribu USD simpanannya.

“Mumpung lagi menguat dolarnya, jadi ditukerin ke rupiah. Masih ada untung lumayan,” kata pria berkacamata ini.

Fahmi menambahkan, dirinya memang sengaja menyimpan USD, yang akan digunakan bila nilai tukar mata uang Abang Sam itu sedang tinggi, seperti kondisi saat ini. Alasannya, selain untuk kepentingan bisnis juga untuk menumpuk pundi-pundi keuangan keluarga.


“Saya orang bisnis, jadi sangat perlu menyimpan USD yang sewaktu-waktu dapat ditukarkan,” jelas pria yang sudah berkeluarga ini.

Perilaku yang sama juga dilakukan warga Kemang Pratama, Sri Hardini. Dia mengaku memanfaatkan momen melemahnya rupiah dengan menukarkan USD. Alasannya untuk menambah modal usaha.

“Suamikan kerjanya di luar negeri. Jadi lumayan simpan USD. Kalau lagi beginikan lumayan untungnya,” ujar ibu muda yang datang bersama anaknya ke money changer.

Di saat bersamaan, salah satu karyawan money changer, Priska mengatakan, sejak melemahnya rupiah, dalam sehari transaksi mencapai miliaran rupiah. Transaksi banyak dilakukan warga Kota Bekasi dan sekitarnya.

“Peningkatan pengunjung dan jumlah transaksi sudah terjadi sepekan terakhir,” kata Priska.
Terpuruknya nilai tukar rupiah itu memang dimanfaatkan warga untuk menambah margin keuntungan dari menyimpan dolar. Bukan hanya USD, dolar Singapura dan Australia pun ramai-ramai mereka lepas.

Selasa (25/8), kurs jual rupiah Rp14.503 per dolar AS. Sedangkan kurs beli Rp13.659 per dolar AS. Sedangkan dolar Australia dihargai Rp10.220. Dolar Singapura sekitar Rp9.820. (dat)