Rupiah Turun, Harga Elektronik Ikut Naik

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, BEKASI – Menguatnya dolar terhadap rupiah mulai berdampak pada harga elektronik. Sejumlah pemilik toko elektronik di Bekasi mengaku, ikut menaikan harga elektronik yang mereka jual. Sementara daya beli masyarakat terus menurun.

Michael, pemilik toko elektronik Maju Jaya, misalnya mengeluhkan sepinya pembeli sejak sepekan kemarin. Dengan kondisi dolar saat ini yang menguat, dia khawatir dagangannya makin sepi pembeli.

Menurut Michael, konsumen turun 30 persen selama dolar naik terhadap rupiah. “Kenaikan harga cuma lima belas persen, tapi sudah cukup membuat pedagang bingung karena daya beli konsumen turun,” ungkap pria keturunan Tiongkok ini, Selasa (24/8).

Beberapa barang, kata Michael seperti kulkas, AC, kipas angin, TV dan beberapa peralatan listrik lainnya sudah menekan harga. Sedangkan di pusat tempat dirinya berbelanja, seperti di Glodok, Jakarta semua barang sudah mengalami kenaikan hingga 10 persen.


“Khawatir juga kalau kondisi seperti ini bertahan terus, akan banyak toko tutup dan banyak pengangguran,” keluhnya.

Sementara itu, Lina, salah seorang karyawan LG Electronics di pusat perbelanjaan mengatakan, harga memang diikuti nilai USD, seperti mesin cuci. Dibandingkan harga bulan lalu, saat ini sudah mengalami kenaikan sekitar tujuh persen.

“Bulan lalu harga Rp2,2 juta. Saat ini sudah Rp2,3 juta dengan kapasitas tujuh kilogram. Hampir semua stok barang baru mengalami kenaikan,” paparnya. (dat)