PRB Dianggap Tak Inovatif

MONOTON : Pelaksanaan kegiatan PRB 2015 kemarin di Jababeka. Dari tahun ke tahun pelaksanaan kegiatan tersebut selalu sama. Masing-masing kecamatan bakal memamerkan keunggulan di wilayahnya, begitu juga dengan stan SKPD.ARIESANT/RADAR BEKASI
MONOTON : Pelaksanaan kegiatan PRB 2015 kemarin di Jababeka. Dari tahun ke tahun pelaksanaan kegiatan tersebut selalu sama. Masing-masing kecamatan bakal memamerkan keunggulan di wilayahnya, begitu juga dengan stan SKPD.ARIESANT/RADAR BEKASI
MONOTON : Pelaksanaan kegiatan PRB 2015 kemarin di Jababeka. Dari tahun ke tahun pelaksanaan kegiatan tersebut selalu sama. Masing-masing kecamatan bakal memamerkan keunggulan di wilayahnya, begitu juga dengan stan SKPD.ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Mulyana Muhtar mengkritik pelaksanaan Pekan Raya Bekasi (PRB). Menurut dia, setiap tahun pelaksanaan kegiatan itu, konsep yang dikeluarkan selalu sama dari tahun ke tahun.

Menurut dia, kegiatan PRB yang sudah berlangsung beberapa tahun lamanya itu tidak sesuai dengan motto Kabupaten Bekasi yakni Bersih, Sehat, Kreatif dan Inovatif.

Seharusnya sambung Mulyana, pemerintah daerah melaksanakan kegiatan PRB dengan tujuan sebagai wadah untuk memperkenalkan atau mempromosikan Kabupaten Bekasi. Namun pengemasan kegiatannya harus lebih kreatif dan tidak membosankan.

“Bila ini (PRB) hanya stan yang cuma di pemda dan kecamatan itu sudah biasa seharusnya ada terobosan baru, dan bisa menjadi daya tarik masyarakat dari luar Kabupaten Bekasi,” ucapnya.


Mulyana mengusulkan jika kegiatan PRB selanjutnya agar pemerintah daerah menggandeng pihak swasta, seperti halnya di pelaksanaan Pekan Raya Jakarta (PRJ). Dengan demikian, produk atau keunggulan daerah bisa diketahui oleh masyarakat dari luar Kabupaten Bekasi.

“Jadi tidak hanya lokal saja, bisa ada produk industri bisa dipamerkan, pokoknya ada inovasi dan lebih kratif lagi,” tuturnya.

Terpisah, Asisten Daerah II Kabupaten Bekasi, Oded S Yahya mengatakan jika pelaksanaan PRB tahun ini sudah ditentukan lokasinya yakni di Kecamatan Sukatani. Alasan pemilihan lokasi itu agar warga yang berada di utara Kabupaten Bekasi bisa menjangkaunya.

“Sukatani kan dekat dengan daerah di utara yang lain makanya dilaksanakan di sana, karena selama ini kan selalu di wilayah Cikarang,” ujarnya.

Menanggapi usulan dari Mulayan Muhtar, Oded tak bisa berbicara banyak. Ia hanya mengatakan jika pelaksanaan PRB tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yakni, memamerkan program SKPD dan stan kecamatan.

“Memang tidak berubah dan teknisnya ada di Bagian Ekonomi,” katanya. (dho)