Pengkajian Kali CBL Belum Menuai Hasil

TERCEMAR : Beberapa kali di Kabupaten Bekasi sudah tercemar limbah perusahaan, salah satunya Kali CBL. Pihak BPLH Kabupaten Bekasi hingga kini masih melakukan kajian terkait pencemaran yang sudah terjadi sejak beberapa tahun itu.
TERCEMAR : Beberapa kali di Kabupaten Bekasi sudah tercemar limbah perusahaan, salah satunya Kali CBL. Pihak BPLH Kabupaten Bekasi hingga kini masih melakukan kajian terkait pencemaran yang sudah terjadi sejak beberapa tahun itu.
TERCEMAR : Beberapa kali di Kabupaten Bekasi sudah tercemar limbah perusahaan, salah satunya Kali CBL. Pihak BPLH Kabupaten Bekasi hingga kini masih melakukan kajian terkait pencemaran yang sudah terjadi sejak beberapa tahun itu.

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Kajian terhadap pencemaran di Kali CBL hingga kini masih dilakukan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Bekasi. Lamanya proses pengkajian karena kali tersebut dianggap sudah tercemar limbah yang cukup parah.

Kepala BPLH Kabupaten Bekasi, MA Supratman mengatakan, jika pengkajian pencemaran di Kali CBL dilakukan sudah sejak dua tahun terakhir. Kata dia, hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup.

Ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam pengkajian tersebut, seperti inventarisasi, pengukuran daya tamping, pengkajian dan upaya perbaikan kadar air.

“Jadi kajian dulu baru kita akan lakukan langkah selanjutnya,” ucapnya kepada Radar Bekasi.
Persoalan pencemaran limbah tampaknya bukan satu-satunya masalah yang kini dihadapi BPLH. Tetapi, Supratman juga mengeluh soal minimnya petugas pengawas BPLH. Kata dia, saat ini petugas pengawas berjumlah 60 orang.


“Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan bila terjadi pencemaran maka laporkan saja,” katanya.

Jika laporan masyarakat tentang adanya perusahaan yang melakukan pencemaran, kata Supratman, akan ditindak sesuai dengan Undang-undang Lingkungan Hidup. Pelaku pencemaran akan dikenakan sanksi administratif hingga pidana.

“Jadi ada sanksi yang akan kita lakukan untuk perusahan yang melanggar,” ujarnya. (dho)