Minim Perhatian dari UPTD, Tempat Ini Jadi Area Jual Sayur

PENUHI PELELANGAN: Sayuran dari jenis kangkung dan bayam memenuhi areal gedung pelelangan ikan di Kecamatan Babelan. Dilarangnya pedagang sayur masuk areal pasar memaksa mereka beralih memanfaatkan gedung pelelangan ikan.
PENUHI PELELANGAN: Sayuran dari jenis kangkung dan bayam memenuhi areal gedung pelelangan ikan di Kecamatan Babelan. Dilarangnya pedagang sayur masuk areal pasar memaksa mereka beralih memanfaatkan gedung pelelangan ikan.
PENUHI PELELANGAN: Sayuran dari jenis kangkung dan bayam memenuhi areal gedung pelelangan ikan di Kecamatan Babelan. Dilarangnya pedagang sayur masuk areal pasar memaksa mereka beralih memanfaatkan gedung pelelangan ikan.

POJOKSATU.id, BABELAN – Gedung pelelangan ikan di Kecamatan Babelan berubah fungsi menjadi tempat pelelangan sayuran. Perubahan itu terjadi lantaran adanya larangan bagi pedagang pasar untuk memasuki areal Pasar Babelan.

Mandor kuli panggul, Rinta mengungkapkan, larangan pedagang sayuran masuk ke areal pasar merupakan ketimpangan perhatian dari pihak UPTD Pasar Babelan sejak Hari Raya Idul Fitri lalu. Hal itu membuat pedagang sayuran kemudian pindah ke areal gedung pelelangan ikan yang tidak lagi terpakai.

“Jadi awalnya mereka itu nggak diperhatikan sama pihak UPTD, terus setelah mereka lihat gerbang pelelangan dibuka, pindahlah mereka ke sini, ke pelelangan,” ungkapnya.

Rinta mengaku tidak tahu menahu mengenai adanya kesepakatan antara pihak UPTD Pasar dengan UPTD Perikanan. “Yang jelas kalau di sini hanya iuran parkir keluar masuk saja,” bebernya.


Sementara itu, seorang pedagang kangkung, Junaedi membenarkan dirinya dan temannya sesama pedagang diminta agar pindah oleh pihak UPTD Pasar tanpa ada alasan yang jelas.

“Ya kita disuruh pindah sama UPTD Pasar kemari, ya kita pindah saja, alasannya apa saya sendiri juga kurang tahu,” akunya.

Sudah satu bulan terakhir pedagang sayuran terlihat menempati area pelelangan ikan. Ketiadaan pedagang sayur sendiri sempat dikeluhkan pedagang di Pasar Babelan karena aktivitas ekonomi di pasar menjadi lesu. (ich)