DPC PKB Bangun Kerja Sama dengan NU

Ketua Tanfiziah PC NU Kabupaten Bekasi Bagus Lukito (kiri)
JABAT TANGAN : Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi Abdul Holik (kanan) berjabat tangan dengan Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, Bagus Lukito di kegiatan Musyawaran Kerja PCNU Kabupaten Bekasi, Minggu (23/8) lalu.
JABAT TANGAN : Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi Abdul Holik (kanan) berjabat tangan dengan Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, Bagus Lukito di kegiatan Musyawaran Kerja PCNU Kabupaten Bekasi, Minggu (23/8) lalu.

POJOKSATU.id, CIBARUSAH – Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi Abdul Holik yakin jika kerja sama yang dibangun antara partainya dengan Nahdlatul Ulama akan membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi ke depannya. Oleh sebab itu, ia meminta agar PCNU Kabupaten Bekasi bisa bekerja sama dengannya.

“Karena, visi Kabupaten Bekasi juga sebagai daerah yang agamis,” kata lelaki yang biasa disapa Iik ini saat menghadiri musyawarah kerja PCNU Kabupaten Bekasi, Minggu (23/8) lalu.

Dalam kesempatan itu, Iik secara langsung menyampaikan keinginannya agar partai yang dipimpinnya saat ini bisa menjalin kerja sama dengan PCNU. Apalagi, dalam waktu sekitar dua tahun lagi Kabupaten Bekasi bakal menggelar pilkada.

Dalam musyawarah yang dihadiri Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj itu menjadi momentum penguatan keimanan dan kemaslahatan. Kata Iik, musyawarah kerja harus menghasilkan ide atau gagasan dan rekomendasi ke pemerintah daerah maupun ke DPRD Kabupaten Bekasi.


Iik juga meminta agar PCNU ikut membantu memperjuangkan kepentingan keagamaan, khususnya di Kabupaten Bekasi meski hal itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Iik yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu hadir dalam musyawarah kerja dalam rangka mendampingi Ketua PWNU Jawa Barat, Eman Suryaman dan Ketua Umum PBNU, Said Agil Siradj.

Sebelumnya, Iik bakal melirik cendikiawan dari internal partainya maupun dari NU untuk diusung dalam Pilkada 2017 mendatang. Karena pada pesta demokrasi nanti, partai ini berencana untuk mengusung sendiri kadernya dan bukan hanya sekadar mendukung.

“Kita akan lihat cendikiawan dari PKB dan juga cendekiawan NU. Karena, dari internal kami yakin ada calon yang akan diusung untuk pilkada nanti,” ujarnya.

Sementara saat ini partainya tengah bersiap untuk melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati hingga Januari 2016 mendatang. Nantinya setelah mendapatkan sosok tersebut, ia bakal mengungkapkan nama bakal calon bupati atau wakil bupati itu ke publik.

“Pilkada kan bukan hanya persoalan kursi saja. Kan bisa melalui jalur independen atau lainnya,” katanya. (rbs)