Banyak Data Rekam E-KTP Ganda

TUNJUKKAN KTP: Seorang warga terlihat sedang menunjukkan KTP Konvensional miliknya lantaran belum memiliki KTP Elektronik.
TUNJUKKAN KTP: Seorang warga terlihat sedang menunjukkan KTP Konvensional miliknya lantaran belum memiliki KTP Elektronik.
TUNJUKKAN KTP: Seorang warga terlihat sedang menunjukkan KTP Konvensional miliknya lantaran belum memiliki KTP Elektronik.

POJOKSATU.id, SERANGBARU – Sedikitnya 10 persen data rekam elektronik KTP (e-KTP) di Kecamatan Serangbaru mengalami kesalahan data. Hal itu disebabkan erornya sistem pada proses rekam sehingga banyak data warga yang ganda.

Camat Serangbaru Dodo Hendra Rosika mengaku pusing akibat banyak data e-KTP warga yang ganda, sehingga harus melakukan proses perekaman ulang. “Kita masih tinggal 20 persen lagi yang belum perekaman, karena masih banyak yang mempunyai data ganda harus rekam ulang,” jelasnya, Senin (24/8).

Kata dia, jika tidak ada kesalahan dalam program komputer, maka sisa 20 persen tersebut bisa diselesaikan dengan cepat.

Data ganda muncul karena sebagian masyarakat melakukan perekaman di daerah lain. Kemudian setelah pinah kembali melakukan proses perekaman ulang di tempat tinggal yang baru sehingga data ganda tersebut tak bisa dicetak.


“Ada yang sudah melakukan perekaman sebelumnya, jadi setelah pindah kesini merekam data lagi, jadi ganda dan tidak bisa dicetak,” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, e-KTP saat ini sesuai edaran Kemendagri melalui Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah berlaku seumur hidup. Artinya, masyarakat saat ini tak perlu lagi meng-update data diri karena data tersebut sudah tersistem seumur hidup.

“Untuk e-KTP saat ini sudah berlaku seumur hidup sesuai edaran kemendagri kemarin,” jelasnya.

Perlu diketahui, masa berlaku KTP elektronik seumur hidup sudah sesuai dengan UU Nomor 24 tahun 2013 tentang perubahan UU Nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, khususnya pada pasal 64 ayat 7 dengan tegas disebutkan e-KTP berlaku seumur hidup. (mar)