Argolawu “Cium” Hamamudin

kecelakaan kereta (iluatrasi)/Foto:.net
kecelakaan kereta (iluatrasi)/Foto:.Istimewa
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, MEDANSATRIA – Perlintasan rel kolong flyover Jalan Kalibaru, Kelurahan Medansatria, kembali memakan korban jiwa. Kemarin, pengendara sepeda motor Hamamudin meregang nyawa setelah dihantam kereta api Argolawu dari arah timur di perlintasan kereta tanpa palang pintu.

Menurut saksi Heri, pukul 11.40 Senin (24/8), pria asal Tulungagung ini berboncengan dengan istrinya menggunakan sepeda motor Suzuki Shogun nopol B 6690 KBX dari arah Kalibaru ke arah Bintara melewati rel kereta bawah flyover Kalibaru.

Saat hendak menyeberangi rel kereta, melintas kereta Argolawu dari arah Jawa menuju Jakarta. “Udah diteriakin ada kereta, tapi kayaknya udah nggak denger,” kata pria yang kesehariannya mengojek ini.

Heri menambahkan, motor yang dikendarai warga Cipinangmuara 3 RT 08 RW11. No 4 Kelurahan Cipinangmuara, Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur ini, sempat ditahan oleh rekannya yang bernama Anwar. Saat ditahan istri korban sempat turun dari sepeda motor untuk menyelamatkan diri. Tapi karena tidak kuat menahannya, akhirnya sepeda motor tersebut dilepas. Nahas korban tidak bisa menyelamatkan diri dan akhirnya tertabrak kereta yang melaju cepat tersebut.


Sementara, Kabag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo membenarkan kecelakaan yang mengakibatkan satu nyawa melayang. Antara sepeda motor dan kereta api Argolawu dari arah Jawa.

“Ya telah terjadi kecelakaan antara motor dan kereta api di flyover Kalibaru dan saat ini sudah ditangani oleh Unit Langka Polsek Medansatria dan korban langsung dibawa ke RS Islam Pondokkopi,” pungkasnya. (dat)