Petani Jual Bongkahan Tanah

SUMBER PENDAPATAN: Sejumlah petani Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia terlihat sedang mencongkel bongkahan tanah kering persawahan yang saat ini bisa menjadi sumber pendapatan bagi mereka untuk dijual.
SUMBER PENDAPATAN: Sejumlah petani Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia terlihat sedang mencongkel bongkahan tanah kering persawahan yang saat ini bisa menjadi sumber pendapatan bagi mereka untuk dijual.
SUMBER PENDAPATAN: Sejumlah petani Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia terlihat sedang mencongkel bongkahan tanah kering persawahan yang saat ini bisa menjadi sumber pendapatan bagi mereka untuk dijual.

POJOKSATU.id, KARANGBAHAGIA- Ratusan hektar sawah di Kecamatan Karang Bahagia yalng retak dan menjadi bongkahan jadi sumber pendapatan baru petani. Sejak lima bulan terakhir, tanah yang saat ini kering itu dijual petani untuk keperluan menguruk lahan. Hal itu menjadi salah satu alternatif bagi petani di saat musim kering dan pendapatan mereka menurun dari hasil bercocok tanam.

“Bongkahan ini saya congkel buat dijual, karena kalau mau ditanam padi juga kan nggak mungkin, jadi terpaksa saya jual satu rit pick up Rp70 ribu,” kata salah seorang petani, Jumin (35) kepada Radar Bekasi, Minggu (23/8).

Menurutnya, petani terpaksa menjual tanah bongkahan tersebut karena kondisinya kering serta retak-retak. Dengan cara mencongkel bongkahan tanah dengan besi panjang, tanah tersebut kemudian dikumpulkan dan dijual kepada pengepul.

“Tanah kering ini dijual buat berbagai kebutuhan, kebanyakan buat nguruk pondasi rumah,” jelasnya.


Ia mengatakan, satu pick up bongkahan tanah sawah dijual seharga Rp70 ribu, selama sehari ia mampu menjual 15 sampai 20 pick up tanah kering ke pengepul.

Petani lainnya, Inan (38) mengaku melakukan hal yang sama untuk mendapatkan uang tambahan. Sebab kata dia, mengeringnya lahan sawah sulit untuk ditanam padi, bahkan rumput pun sulit untuk tumbuh.

“Kalau di musim merekat atau panen kedua memang kayak gini, tanahnya pada kering jadi banyak petani yang jual bongkahan tanah buat tambahan,” ungkapnya.

Ia menyebut areal persawahan di Kecamatan Karangbahagia yang masih mengalami kekeringan parah di antaranya Desa Karangbahagia, Karanganyar dan Desa Karang Sentosa. (mar)