221 Ribu Dukungan Melalui Jalur Independen

BERSIAP : Ketua KPU Kabupaten Bekasi Idham Holik (kedua dari kanan) bersama dengan komisionernya mulai mempersiapkan segala hal menjelang munculnya tahapan pilkada 2017. KPU membuka jalur independen bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan syarat harus memiliki dukungan warga sebanyak 221 ribu yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi.
BERSIAP : Ketua KPU Kabupaten Bekasi Idham Holik (kedua dari kanan) bersama dengan komisionernya mulai mempersiapkan segala hal menjelang munculnya tahapan pilkada 2017. KPU membuka jalur independen bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan syarat harus memiliki dukungan warga sebanyak 221 ribu yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi.
BERSIAP : Ketua KPU Kabupaten Bekasi Idham Holik (kedua dari kanan) bersama dengan komisionernya mulai mempersiapkan segala hal menjelang munculnya tahapan pilkada 2017. KPU membuka jalur independen bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan syarat harus memiliki dukungan warga sebanyak 221 ribu yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi.

POJOKSATU.id, KEDUNGWARINGIN – KPU Kabupaten Bekasi mempersilakan bagi calon bupati atau wakil bupati yang ingin maju dalam Pilkada 2017 mendatang melalui jalur independen. Bahkan, meski tahapan pilkada belum muncul, pihak penyelenggara pesta demokrasi sudah membuka pintu untuk jalur independen.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Idham Holik mengatakan, untuk bakal calon yang maju melalui jalur independen harus menyertakan beberapa persyaratan. Di antaranya mengumpulkan dukungan  sebanyak 6,5 persen yang tersebar di 50 persen jumlah kecamatan.

“Calon independen berdasarkan Undang-undang nomor 8 tahun 2015 untuk Kabupaten Bekasi karena jumlah (penduduknya) di atas 1,5 (juta jiwa) maka harus menyertakan dukungan dari masyarakat Kabupaten Bekasi 6,5 persen tersebar di 50 persen kecamatan,” ungkapnya.

Dikatakan Idham, dari hasil koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, jumlah penduduk sebanyak 3,4 juta jiwa. Dengan kata lain, calon bupati atau wakil bupati yang maju melalui jalur independen wajib mengumpulkan dukungan minimal sebanyak 221 ribu jiwa.


“Ia (calon independen), tiga bulan sebelum pendaftaran calon harus menyerahkan dukungan. Karena, seluruhnya akan kita verifikasi,” tambahnya.

KPU Kabupaten Bekasi membuka pintu bagi calon bupati atau wakil bupati yang ingin berkonsultasi atau sekadar mendapatkan informasi mengenai pendaftaran pasangan calon, termasuk jalur independen. Karena nantinya pasangan calon independen bakal menggunakan Aplikasi Pencalonan (Silon) dari penyelenggara.

“Bahkan kalau perlu dari sekarang kalau ada sekiranya dari tokoh masyarakat atau politisi di Kabupaten Bekasi yang ingin menempuh jalur perseorangan (independen) jika memang membutuhkan informasi mengenai regulasi dan aplikasi pencalonan kami persilakan datang ke kantor kami,” bebernya.

Pelaksanaan pesta demokrasi di Kabupaten Bekasi memang lebih dari setahun lagi. Tahapan pilkada pun hingga kini belum ditetapkan. Namun demikian, sudah ada warga yang secara terang-terangan bakal mencalonkan diri di Pilkada 2017 nanti melalui jalur independen. (neo)