KTP Konvensional Sudah Tak Berlaku

REKAM DATA: Petugas tengah melakukan perekaman data elektronik KTP (e-KTP). Untuk keperluan pengurusan surat-menyurat saat ini harus mengggunakan e-KTP lantaran KTP konvensional sudah tidak lagi berlaku.
REKAM DATA: Petugas tengah melakukan perekaman data elektronik KTP (e-KTP). Untuk keperluan pengurusan surat-menyurat saat ini harus mengggunakan e-KTP lantaran KTP konvensional sudah tidak lagi berlaku.
REKAM DATA: Petugas tengah melakukan perekaman data elektronik KTP (e-KTP). Untuk keperluan pengurusan surat-menyurat saat ini harus mengggunakan e-KTP lantaran KTP konvensional sudah tidak lagi berlaku.

POJOKSATU.id, CIKARANG BARAT– Kartu Tanda Penduduk (KTP) biasa atau model lama di Cikarang Barat sudah tidak berlaku lagi. Semua proses pengurusan administrasi kependudukan seperti kartu keluarga (KK), hingga akta kelahiran diwajibkan menggunakan elektronik KTP (e-KTP).

“Sekarang semua pengurusan proses kependudukan harus menggunakan e-KTP, jadi kalau nggak pakai e-KTP harus mengurusnya terlebih dahulu,” kata Kepala Sub Bagian Umum Kecamatan Cikarang Barat, Mawardi Jumat (21/8).

Ia menjelaskan, proses pembuatan e-KTP sudah mulai kembali dilakukan di masing-masing kecamatan setelah beberapa tahun mengalami penundaan.

Menurutnya, KTP konvensional sudah tak berlaku lagi sejak Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui dinas terkait mengirim surat ke masing-masing kecamatan beberapa hari lalu.


“Karena ini sudah ada surat edarannya bahwa KTP biasa sudah tidak berlaku lagi untuk mengurus surat-surat kependudukan seperti KK, akta, surat nikah dan lain-lain,” terangnya.

Elektronik KTP, lanjut Maward,i merupakan syarat wajib untuk bisa mengurus surat-surat penting kependudukan sebab nomor pada e-KTP langsung terdeteksi secara otomatis pada saat pengurusan dilakukan.

Ia menyebut semua warga Cikarang Barat wajib mengantongi e-KTP karena saat ini proses pembuatan kartu keluarga (KK), akta kelahiran harus tercatat sebagai pemilik identitas elektronik.

Akibat peraturan tersebut, proses pembuatan surat-surat penting kependudukan di Kecamatan Cikarang Barat mengalami penurunan. Dari data Kecamatan Cikarang Barat, tercatat pemohon pembuatan KK dan akta kelahiran tiap harinya hanya mencapai 12 orang pemohon.

“Memang pemohon pembuatan surat kependudukan turun biasanya 50 samapi 60 sekarang turun drastis,” pungkasnya. (mar)