Kecamatan dan UPTD Pasar Saling Menyalahkan

MINIM TPS: Kondisi Pasar Kedungwaringin sampai saat ini masih minim dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
MINIM TPS: Kondisi Pasar Kedungwaringin sampai saat ini masih minim dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
MINIM TPS: Kondisi Pasar Kedungwaringin sampai saat ini masih minim dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

POJOKSATU.id, KEDUNGWARINGIN — Pihak pemerintah kecamatan tidak mau disalahkan terkait banyaknya sampah yang mengotori aliran sungai yang tidak jauh dari lokasi Pasar Kedungwaringin.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Kedungwaringin, Ruchimat Herman menyatakan, beberapa lokasi yang dijadikan tempat pembuangan sampah merupakan tanggung jawab dari pihak pasar. “Untuk sampah yang  menumpuk di kali itu tanggung jawab pihak pasar,” katanya.

Menurutnya, wewenang pemerintah kecamatan tidak bisa menjangkau ranah kebersihan pasar yang bukan berada dalam tanggung jawabnya. “Alternatifnya harus ada penjelasan dari pihak pasar,” imbuhnya.

Terpisah, seorang pedagang Pasar Kedungwaringin, Wanda (33) mengatakan, masalah kebersihan sebenarnya sudah ada petugas tersendiri yang memegang tanggung jawab. Oleh karena itu, pedagang hanya diwajibkan untuk melakukan pembayaran retribusi kebersihan pasar.


“Untuk masalah lainnya, petugas memang sering kali melakukan pembersihan lokasi pasar yang menjadi tempat penumpukan sampah,” lanjutnya.
Wanda mengungkapkan, pembuangan sampah dari Pasar Kedungwaringin diangkut langsung menuju ke TPA Burangkeng.

Sementara itu, ketika Radar Bekasi mencoba melakukan konfirmasi mengenai keluhan warga tentang sampah, tidak ada satupun pihak UPTD Pasar Kedungwaringin yang bisa ditemui lantaran kantor UPTD terlihat selalu dalam kondisi tertutup. (dan)