Dua Tahun Penjaga Buper Tak Terima Honor

UPACARA : Ratusan anggota Pramuka Kabupaten Bekasi mengikuti upacara HUT Pramuka di Plaza Pemkab Bekasi, Jumat (14/8) lalu. Sayangnya, dalam perayaan tersebut, penjaga Buper Karangkitri, Bojongmangu gigit jari karena belum menerima honor selama dua tahun.
UPACARA : Ratusan anggota Pramuka Kabupaten Bekasi mengikuti upacara HUT Pramuka di Plaza Pemkab Bekasi, Jumat (14/8) lalu. Sayangnya, dalam perayaan tersebut, penjaga Buper Karangkitri, Bojongmangu gigit jari karena belum menerima honor selama dua tahun.
UPACARA : Ratusan anggota Pramuka Kabupaten Bekasi mengikuti upacara HUT Pramuka di Plaza Pemkab Bekasi, Jumat (14/8) lalu. Sayangnya, dalam perayaan tersebut, penjaga Buper Karangkitri, Bojongmangu gigit jari karena belum menerima honor selama dua tahun.

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Sebanyak sembilan orang penjaga Bumi Perkemahan (Buper) Karangkitri, Bojongmangu tidak menerima honor. Mereka tidak menerima haknya itu hampir dua tahun lamanya sejak awal Januari 2014 lalu.

Suwarto (63), seorang penjaga Buper Karangkitri Bojongmangu membenarkan jika hingga saat ini honornya belum diterima. Parahnya lagi, honor yang sudah menjadi haknya itu belum ia terima kembali sejak Kwarcab Kabupaten Bekasi dipimpin ketua sebelumnya.

“Total semuanya bisa sampai Rp10 juta lebih setiap orangnya, karena (honor) per bulannya Rp500 ribu sampai sekarang belum dibayar juga,” katanya.

Sepengetahuan Suwarto, untuk mendapatkan dana hibah dari pemerintah daerah harus ada Laporan Pertanggungjawab (LPj) penggunaan anggaran terlebih dulu. Jika tidak, maka dana hibah untuk Pramuka tidak akan diberikan.


Apa pun alasannya, bagi lelaki paruh baya ini, honor yang semestinya dibayarkan tepat waktu itu sangat berguna untuk kebutuhan sehari-harinya.
“Kami sih orang awam, penginnya (honor) cair untuk keperluan hidup,” katanya.

Terpisah, Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Bekasi, Hudaya mengaku tak bisa berbuat banyak terkait keluhan penjaga Buper karena tidak adanya anggaran. Bahkan, selama ini kegiatan Pramuka dilakukan menggunakan anggaran secara swadaya.

“Mulai dari pelantikan sampai kegiatan Pramuka memang selama ini anggarannya swadaya, bila ada hibah untuk Pramuka tahun ini silakan cek saja,” ujarnya beberapa waktu lalu. (dho)