DPPPJU Terkendala Anggaran

PJU PADAM: Sejumlah pengendara melintasi lampu Penerang Jalan Umum (PJU) yang padam di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Jumat (21/8). ARIESANT/RADAR BEKASI
PJU PADAM: Sejumlah pengendara melintasi lampu Penerang Jalan Umum (PJU) yang padam di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Jumat (21/8). ARIESANT/RADAR BEKASI
PJU PADAM: Sejumlah pengendara melintasi lampu Penerang Jalan Umum (PJU) yang padam di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Jumat (21/8). ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, BEKASI – Masih banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Bekasi yang padam membuat para pengguna kendaraan harus lebih berhati-hati saat melintas.

Diketahui ada di tiga kecamatan PJU yang tidak menyala, yakni di Jalan Pejuang, Telukpucung,  Bekasi Utara, Jalan Ngurahrai, Bekasi Barat, dan di Jalan Cut Meutia Bekasi Timur. Alasannya karena anggaran untuk perbaikan tidak sesuai dengan kebutuhan.

“Memang ada anggaran sebesar Rp4 miliar, tapi itu untuk kebutuhan penambahan PJU, sementara perbaikan untuk 2.300 lampu yang rusak. Sedangkan lampu yang harus diperbaiki atau kurang layak, itu ada tujuh ribu,” ujar Kepala Dinas Pertamanan, Pemakaman dan  Penerangan Jalan Umum (DPPPJU), Karto kepada Radar Bekasi, Jumat (21/8).

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya lebih memprioritaskan PJU di jalan utama. “Kami juga sudah merencanakan pada anggaran tahun 2016 untuk bisa memperbaiki semua PJU yang rusak,” ucapnya.


Sementara untuk PJU yang bekerja sama dengan pihak ketiga, semua pembayaran listrik diharapkan bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp210 miliar.

“Untuk saat ini, pendapatan dari pihak ketiga ke DPPPJU baru mencapai Rp130 miliar, sehingga masih ada kekurangan sekitar Rp80 miliar untuk empat bulan ke depan,” ujar Karto. (and)