Disbangkim Bentuk Paguyuban Penghuni Rusunawa

BANGUNAN RUSUNAWA: Disbangkim akan membentuk paguyuban bagi penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Duren Jaya, Bekasi Timur. ARIESANT/RADAR BEKASI
BANGUNAN RUSUNAWA: Disbangkim akan membentuk paguyuban bagi penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Duren Jaya, Bekasi Timur. ARIESANT/RADAR BEKASI
BANGUNAN RUSUNAWA: Disbangkim akan membentuk paguyuban bagi penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Duren Jaya, Bekasi Timur. ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, BEKASI – Dinas Pembangunan dan Pemukiman (Disbangkim) akan membentuk paguyuban bagi penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Jalan Baru, Duren Jaya, Bekasi Timur.

Hal ini berawal dari adanya dugaan bahwa penghuni Rusunawa merupakan dari kalangan orang mampu, termasuk digunakan untuk pergaulan bebas.

“Oleh sebab itu, kami akan membentuk paguyuban keluarga untuk Rusunawa, dimana para anggotanya adalah penghuni yang resmi dan berhak tinggal di rumah tersebut,” ucap Kepala Bidang Disbangkim, Effendi kepada Radar Bekasi, Jumat (21/8).

Diakui Effendi, sebelumnya acap kali ada informasi kurang baik terhadap  penghuni Rusunawa. Selain sewanya relatif murah, dengan kondisi bangunan seperti apartemen, sasaran pemerintah adalah untuk masyarakat menengah ke bawah.


”Memang setiap penghuni hanya dikenakan harga sewa Rp200 ribu per bulan. Sehingga banyak masyarakat yang berminat, namun ada aturan yang harus dipenuhi, yakni tidak boleh memasang pendingin udara (AC) di dalam kamar, dan tidak diperbolehkan penghuni membawa mobil, serta penghuninya juga tidak boleh tinggal bertahun-tahun,” ujar Effendi.

Bahkan kata dia, dengan adanya tambahan bangunan Rusunawa yang saat ini dalam proses pembangunan, pihaknya akan melakukan verifikasi data, mulai dari domisili harus ber KTP Kota Bekasi. ”Nanti kami akan bekerja sama dengan RT/RW setempat, dan kelurahan supaya penghuninya tepat sasaran,” tegasnya. (and)