Aneh, Jumlah Pemilih Pilkada Menyusut

KANTOR KPU : Kabupaten Bekasi dijadwalkan bakal kembali menggelar pilkada pada 2017 mendatang. KPU Kabupaten Bekasi sudah menerima data jumlah pemilih dari Disdukcapil meski data tersebut diminta untuk dipastikan kembali.
KANTOR KPU : Kabupaten Bekasi dijadwalkan bakal kembali menggelar pilkada pada 2017 mendatang. KPU Kabupaten Bekasi sudah menerima data jumlah pemilih dari Disdukcapil meski data tersebut diminta untuk dipastikan kembali.
KANTOR KPU : Kabupaten Bekasi dijadwalkan bakal kembali menggelar pilkada pada 2017 mendatang. KPU Kabupaten Bekasi sudah menerima data jumlah pemilih dari Disdukcapil meski data tersebut diminta untuk dipastikan kembali.

POJOKSATU.id, KEDUNGWARINGIN – Jumlah warga Kabupaten Bekasi yang tergolong memiliki hak suara di Pilkada 2017 mendatang jumlahnya merosot tajam jika dibandingkan dengan jumlah pemilih pada pilpres lalu. Perbandingan jumlah pemilih yang signifikan itu diketahui setelah KPU Kabupaten Bekasi mendapatkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Berdasarkan data yang diterima KPU, Disdukcapil menyerahkan jumlah warga Kabupaten Bekasi yang tergolong pemilih sebanyak 1,7 juta jiwa. Sementara pada Pilpres 2014 lalu, jumlah pemilih sebanyak 2.150.000 jiwa.

“Disdukcapil menyerahkan (data itu) kepada kami dalam suratnya,” ujar Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Idham Holik.

Meski bersumber dari instansi pemerintahan, namun KPU meminta agar Disdukcapil memastikan kembali data jumlah pemilih tersebut. Karena jumlahnya berkurang cukup banyak yakni lebih dari 400 ribu pemilih.


“Memang kemarin (Disdukcapil) sudah menyampaikan suratnya secara resmi ke kita dan sekarang kita minta lagi ke mereka. Sebetulnya, jumlah fix-nya berapa?,” katanya.

Idham meminta agar Disdukcapil menyerahkan data pemilih secepatnya. Karena berdasarkan data tersebut KPU Kabupaten Bekasi bisa menentukan perencanaan.

“Karena (data) itu menjadi bahan acuan kami untuk mendiskusikan kepada pemda mengenai anggaran,” ujarnya. (neo)