Kades Bersikeras tanpa Bukti

JADI PERDEBATAN: Seorang warga tengah melintasi sebuah lahan tanah yang menjadi perdebatan masalah kepemilikan antara ahli waris dengan pihak pemerintah desa.
JADI PERDEBATAN: Seorang warga tengah melintasi sebuah lahan tanah yang menjadi perdebatan masalah kepemilikan antara ahli waris dengan pihak pemerintah desa.
JADI PERDEBATAN: Seorang warga tengah melintasi sebuah lahan tanah yang menjadi perdebatan masalah kepemilikan antara ahli waris dengan pihak pemerintah desa.

POJOKSATU.id, TARUMAJAYA – Kepala Desa Pantaimakmur, Aman Jali mengajak dua pihak antara ahli waris almarhum Tjotjong dan pihak Marunda Center duduk bersama untuk membicarakan masalah kepemilikan tanah. Dia bersikeras menyatakan tanah sengketa ahli waris, M Nur, statusnya berada di tangan Marunda Center meski tidak bisa menunjukkan bukti.

“Saya nggak bisa mengabulkan surat itu karena tanahnya memang belum jelas dan bermasalah,” katanya.

Dia menyatakan dengan tegas, kepemilikan tanah tersebut berada di pihak Marunda Center. Meski sebelumnya pihak Marunda Center, melalui Bagian Umun, Arsaman, mengatakan pihak Marunda Center tidak ada kaitannya dengan tanah tersebut, akan tetapi Aman Jali menampik pernyataan itu.

Aman menilai, Arsaman tidak tahu menahu mengenai urusan kepemilikan tanah seluas 3.250 meter di Kampung Muaratawar, Desa Pantaimakmur, RT 02/21. “Memang dia itu siapa, dia kan hanya pegawai, sedangkan yang mengerti dan punya data itu bosnya, bukan dia,” kata Aman.


Sayangnya, meski dirinya bersikeras menyatakan tanah tersebut milik Marunda Center, akan tetapi Aman tidak bisa menunjukkan bukti-bukti kepemilikan tanah oleh Marunda Center.

Dia hanya berharap upaya mempertemukan ahli waris, M Nur dengan pihak Marunda Center dapat berjalan dengan baik agar tidak ada kesalahpahaman. “Mendingan kita turun sama-sama saja biar semuanya jelas, bahwasannya tanah tersebut milik siapa,” tutupnya. (ich)