Kapolres Belum Tentukan Pemeriksaan Walkot

Rahmat Effendi
Rahmat Effendi
Rahmat Effendi

POJOKSATU.id, BEKASI – Polresta Bekasi Kota belum menentukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, terkait adanya dugaan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat umrah dan jalan-jalan ke Eropa bersama sejumlah pejabat dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Namun pihak kepolisian masih terus melakukan pengumpulan data dan bukti-bukti  sebagai bahan penyelidikan. Sebelumnya, dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) sudah memanggil dan memeriksa para camat dan lurah yang ikut dalam rombongan Wali Kota (Walkot) tersebut, di antaranya Camat Jatisampurna, Dinar Faisal Badar, Camat Jatiasih, Ahmad Zarkasih, Lurah Jatisari, Mulyadi, Lurah Jatirahayu, Ahmad Sahroni dan Lurah Ciketing Udik, Nata Wirya.

Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Daniel Bolly Tifaona menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengumpulan data terkait dugaan adanya penggunaan APBD saat Walkot bersama rombongan melakukan umrah dan jalan- jalan ke Eropa.

Saat ditanya apakah Polresta Bekasi Kota juga akan memeriksa Rahmat Effendi yang akrab disapa Pepen ini? Bolly yang belakangan tenar sejak dirinya menangkap Wakil Ketua KPK nonaktif, Bambang Widjojanto (BW) tersebut enggan membeberkannya.


”Penyelidikan kasus yang dilaporkan warga itu masih terus dilakukan, dan saat ini masih pada tahap pengumpulan data. Karena kasus ini masuknya pidana khusus, jadi sebelum gelar perkara untuk naik ke penyidikan, maka terlebih dahulu harus lidik. Setelah itu baru bisa terlihat jelas bisa naik ke penyidikan atau tidak,” terang perwira dengan tiga melati di pundaknya ini.

Mantan Kepala Sub Direktorat VI Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri ini juga membenarkan, beberapa pejabat yang ikut dalam rombongan Walkot sudah  dimintai keterangan. Tapi sayangnya, selaku pemimpin rombongan, yakni Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi belum menerima surat panggilan dari Polresta Bekasi Kota untuk dimintai keterangan.

”Untuk ke arah sana, kami masih pada pengumpulan data terlebih dahulu,” jawabnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, Rahmat Effendi yang akrab disapa Bang Pepen ini membantah jika saat melakukan ibadah umrah dan jalan-jalan ke Eropa bersama rombongan, pihaknya menggunakanAPBD.

“Kalau benar perjalanan ibadah umrah dan ke Eropa tersebut bersama rombongan menggunakan APBD, saya siap diperiksa oleh pihak Kepolisian,” tuturnya.

Ia mempersilahkan untuk mengecek ke Bendahara Keuangan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. “Pada saat umrah, kemudian jalan-jalan ke Eropa itu, saya dan rombongan lainnya sudah mendapat izin cuti, sehingga tidak mungkin menggunakan APBD. Saya siap saja kapan diperiksa,” tegas Pepen. (and)