Bosda Harus Tepat Sasaran

SOSIALISASI: Dinas Pendidikan Kota Bekasi saat melakukan sosialisasi penggunaan Bosda, kemarin.
SOSIALISASI: Dinas Pendidikan Kota Bekasi saat melakukan sosialisasi penggunaan Bosda, kemarin.
SOSIALISASI: Dinas Pendidikan Kota Bekasi saat melakukan sosialisasi penggunaan Bosda, kemarin.

POJOKSATU.id, BEKASI – Penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) harus tepat sasaran, dan sesuai dengan petunjuk yang telah ditetapkan.

Demikian ditegaskan sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dedi Junaedi saat kegiatan sosialisasi penggunaan Bosda kepada UPTD dan kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang ada di Kota Bekasi, Rabu (19/8).

Sosialisasi yang dilaksanakan di salah satu rumah makan tersebut, menjelaskan teknis penggunaan keuangan Bosda kepada UPTD dan kepala sekolah agar jangan sampai keluar dari juknis dan aturan yang ada.

“Untuk tahun ini pencairan Bosda prosesnya yaitu,  membuat SPJ dulu setelah itu baru Bosda itu turun. Tidak seperti tahun lalu yang sistemnya glondongan setelah itu baru membuat SPJ, makanya kita rubah sistemnya agar jelas penggunaannya seperti apa,” ujarnya.


Lebih jauh, Dedi menambahkan, anggaran Bosda ditentukan dengan jumlah siswa yang ada di sekolah masing- masing.

“Jadi untuk jumlah tergantung banyaknya siswa. Satu siswa diberi Rp90 itu untuk SMP Negeri dan tahun ini hanya perubahan sistem saja jadi harus disosialisasikan agar tidak ada kesalahpahaman,” paparnya.

Dedi berharap agar semua yang menerima Bosda bisa digunakan sesuai juknis dan aturan yang ada agar tidak ada kesalahan dalam penggunaan anggaran tersebut.”Semoga adanya sosialisasi ini kepala sekolah dan UPTD bisa lebih dipahami dan tepat sasaran penggunaannya,” tandasnya. (ran)