Joel dan Deni Ditemukan Mengambang

DIMAKAMKAN: Keluarga tengah menggotong peti jenazah Joel Andreas untuk dimakamkan di Jatibening, Kota Bekasi, Selasa (18/08). ARIESANT/RADAR BEKASI
DIMAKAMKAN: Keluarga tengah menggotong peti jenazah Joel Andreas untuk dimakamkan di Jatibening, Kota Bekasi, Selasa (18/08). ARIESANT/RADAR BEKASI
DIMAKAMKAN: Keluarga tengah menggotong peti jenazah Joel Andreas untuk dimakamkan di Jatibening, Kota Bekasi, Selasa (18/08). ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, PONDOKGEDE – Dua korban hanyut di Kalimalang berhasil ditemukan kemarin. Keduanya, Joel Silalahi (12) dan Deni Sianturi (15), ditemukan sudah tak bernyawa mengambang di lokasi yang berbeda.

Joel Silalahi, siswa kelas I SMP ini, ditemukan tim SAR dan BPBD di pintu air Kalimalang, tepatnya daerah Curug, Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pukul 09.00.

Sedangkan Deni Sianturi, ditemukan pukul 15.30 tersangkut di dasar sungai Kalimalang dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah kedua korban tenggelam itu langsung dibawa ke rumah duka masing-masing.

Joel dibawa ke rumahnya di Jalan Cempaka RT01/02, Jatibening Baru, Pondokgede, Kota Bekasi. Sedangkan Deni dibawa ke rumahnya di Jalan Cempaka RT 02/02 Kelurahan Jatibening Baru, Pondokgede.


Kedua korban sebelumnya sedang bermain di Kalimalang tepatnya di depan Sumber Arta bersama enam temannya pada Senin (17/8). Namun tiba-tiba kedua korban hanyut terseret arus sungai.

Sedangkan ketujuh temannya yang bernama Selo (10), Samuel (13), Andi Setiawan (12), Hendri Malau (44), Niko Gomos (11)  dan Josua (10) berhasil menyelamatkan diri.

Korban ditemukan tim SAR berjarak cukup jauh yakni sekitar 1 kilometer dari tempat korban terseret arus.

Kabag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo, mengungkapkan posisi korban saat ditemukan tersangkut pintu air, dan sudah dibawa pihak keluarganya ke rumah duka untuk disemayamkan.

Sementara, Kepala BPBD Kota Bekasi, Harry  mengatakan korban berhasil ditemukan dengan tubuh yang mulai membiru. Korban  dibawa ke Perumahan Pondok Kelapa Indah untuk selanjutnya diambil pihak keluarga.

Sebelumnya, lanjut Harry, korban tenggelam saat dirinya tengah asyik berenang dengan temannya pada Senin (17/8) siang kemarin.

Korban tenggelam setelah mencoba membantu satu temannya yang tenggelam. Namun nahas, mereka berdua justru tenggelam dan hanyut mulai dari Caman hingga Pondok Kelapa.

“Korban sebelumnya menyelamatkan satu temannya dan berhasil. Namun saat mengetahui satu temannya lainnya tenggelam, dirinya ikut tenggelam,” ujar Harry.

Hingga kini tim SAR bersama Tim Gegana Pemerintah Kota Bekasi dan tim Identifikasi Mapolresta Bekasi Kota masih terus melakukan pencarian terhadap Deni. (dat)