Harga Cabai Berangsur Normal

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, CIBITUNG- Harga cabai di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi mulai mengalami penurunan setelah sempat melonjak tinggi di harga Rp60 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp42 ribu per kilogram.

Pemeriksa Makanan Pasar Cibitung, Endang Sukarya mengungkapkan, penurunan harga komoditas cabai terjadi karena stok cabai sudah kembali normal setelah sempat mengalami kelangkaan stok akibat kemarau. Selama tiga hari belakangan ini harga cabai berangsur mulai stabil.

“Sekarang untuk komoditas cabai baik rawit maupun cabai merah di Pasar Induk Cibitung sudah turun dan dipastikan bakal stabil terus harganya,” ujarnya, Selasa (18/8).

Ia menyebut selain harga cabai sejumlah komoditas sayur mayur seperti kentang, bawang merah dan beberapa komoditas lainnya juga mulai berangsur normal. Hal itu disebabkan karena stok di pasar induk
beberapa hari belakangan ini mulai memadai.


“Untuk harga cabai terjadi penurunan sejak tiga hari lalu, tapi alhamdulillah saat ini stok cabai mulai normal,” imbuhnya.

Menurutnya, kelangkaan cabai jenis rawit maupun jenis merah biasa di pasar induk membuat harga melambung tinggi. Selain dampak kemarau, tingginya harga cabai beberapa hari lalu terjadi karena permainan sejumlah pedagang yang memanfaatkan kesempatan.

Dijelaskan Endang, komoditas sayur mayur berupa cabai, bawang merah, kentang serta beberapa komoditas sayur lain yang ada di pasar langsung dikirim dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ia memastikan, jika stok semakin berlimpah maka harga cabai akan kembali mengalami penurunan hingga Rp30 ribu per kilogram. “Kalau stoknya semakin banyak cabai bakal turun lagi,” tandasnya. (mar)