Cegah Gesekan Antar Pengojek, Polisi Antisipasi

Polisi
Polisi (ilustrasi)
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, BEKASI – Potensi bakal terjadi gesekan antara ojek pangkalan dengan ojek online, sudah diendus aparat kepolisian.

Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota, AKP Bayu Pratama, mengaku pihaknya berjanji bakal menjaga suasana kondusif di Kota Bekasi dan mencegah terjadinya gesekan antar pengojek, baik online maupun pangkalan.

Menurut Bayu, sekarang ini tidak ada larangan terkait beroperasinya ojek online di Kota Bekasi. Meski demikian, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke pangkalan-pangkalan ojek tradisional, untuk memberikan pengertian agar bisa menahan diri, walaupun ada isu-isu yang tidak benar terkait ojek online.

“Tidak ada larangan untuk ojek online beroperasi. Jadi kami akan melakukan sosialisasi ke pangkalan ojek. Ini kan sama-sama mencari rezeki. Jadi jangan sampai adanya pencegatan atau tindakan yang menjurus ke krimininalitas,” harap Bayu.


Sosialisasi nantinya juga akan melibatkan pihak-pihak terkait. Agar tidak saling bersinggungan atau melakukan tindakan pelanggaran hukum dengan pengendara ojek berbasis online yang tergabung dalam komunitas ojek online.

Dikatakan Bayu, sebaliknya pengojek pangkalan diharapkan bisa mencontoh sistem yang baik. Setiap ojek juga sudah memiliki tipe pelanggan masing-masing.

Ia menyampaikan, polisi prinsipnya akan melakukan tindakan tegas bagi siapa pun yang melanggar hukum. Baik mereka yang melakukan ancaman, pemukulan atau penganiayaan berkelompok.

’’Polisi akan melakukan penegakan hukum, siapa pun yang melakukan pelanggaran seperti pemukulan dan penganiayaan,” pungkas pria bertubuh tegap ini. (dat)