Ini Alasan F-Gerindra Cabut Dukungan Interpelasi

KONFERENSI PERS : Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi melakukan konferensi pers terkait penarikan dukungan sebagai inisiator Interpelasi. Fraksi Gerindra menolak jika mundurnya dari dukungan interpelasi lantaran ada sesuatu dari Pemkot Bekasi.
KONFERENSI PERS : Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi melakukan konferensi pers terkait penarikan dukungan sebagai inisiator Interpelasi. Fraksi Gerindra menolak jika mundurnya dari dukungan interpelasi lantaran ada sesuatu dari Pemkot Bekasi.
KONFERENSI PERS : Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi melakukan konferensi pers terkait penarikan dukungan sebagai inisiator Interpelasi. Fraksi Gerindra menolak jika mundurnya dari dukungan interpelasi lantaran ada sesuatu dari Pemkot Bekasi.

POJOKSATU.id, BEKASI – Fraski Gerindra DPRD Kota Bekasi akhirnya angkat bicara perihal penarikan dukungan inisiator interpelasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2015. Padahal Fraksi Gerindra termasuk fraksi yang bersikeras agar interpelasi digulirkan.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Irman Firmansyah mengatakan, Gerindra mencabut dukungan lantaran Pemkot Bekasi sepakat untuk memenuhi apa yang menjadi keinginan Gerindra.

Setidaknya ada empat hal yang diajukan kepada Pemkot Bekasi sehingga fraksi Gerindra mencabut dukungan interpelasi. Pertama, tidak ada lagi siswa miskin yang tidak bisa bisa sekolah di Kota Bekasi. Kedua, Pemkot wajib membentuk Unit Sekolah Baru (USB). Ketiga, dibentuknya tim investigasi untuk menyelidiki kecurangan selama PPDB Online berlangsung. Keempat, revisi Keputusan Wali Kota Bekasi 4221.

“Jawaban Pemkot siap memenuhi itu semua. Itulah mengapa kami sepakat mencabut dukungan interpelasi,” ujarnya saat menghelat jumpa pers di Media Center DPRD Kota Bekasi, Kamis (13/8).
Irman menambahkan, sedari awal Gerindra menginginkan empat hal tersebut dipenuhi oleh Pemerintah Kota Bekasi.


“Dari awal keinginan kami itu. Lantas kalau sudah terpenuhi ya sudah gak perlu interpelasi lagi. Toh tujuan kami bagaimana anak-anak bisa sekolah. Kita tidak ingin ribut-ribut dengan pemerintah apalagi untuk menjatuhkan pemerintah,” kata dia.

Fraksi Gerindra juga tidak sependapat dengan isu-isu yang berkembang di luar bahwa Gerindra menarik dukungan lantaran ada deal-deal tertentu dengan Pemkot.

“Kami interpelasi disalahkan, kami menarik juga disalahkan. Tapi yang jelas kita ingin yang terbaik untuk masyarakat Kota Bekasi,” tandasnya.

Selain itu, Gerindra juga menampik bila partainya menarik dukungan karena ikut-ikutan fraksi lain.
“Kami yang menyuarakan adanya empat tuntutan, saat itu dipenuhi kami yang pertama menarik. Jadi bukan kami yang ikut-ikutan tapi yang lain yang ikut-ikutan,” pungkasnya.(sar)