Sampah di TPST Sumurbatu Kembali Overload

SAMPAH OVERLOAD: Pemulung tengah mengais sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Sumurbatu, yang sudah overload, Rabu (12/8). ARIESANT/RADAR BEKASI
SAMPAH OVERLOAD: Pemulung tengah mengais sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Sumurbatu, yang sudah overload, Rabu (12/8).  ARIESANT/RADAR BEKASI
SAMPAH OVERLOAD: Pemulung tengah mengais sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Sumurbatu, yang sudah overload, Rabu (12/8). ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, BANTARGEBANG- Kurang maksimalnya pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Sumurbatu, mengakibatkan sampah di lokasi tersebut jadi overload. Solusinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi  harus membebaskan lahan baru dengan mengeluarkan anggaran hingga Rp21 miliar.

Kepala Dinas Kebersihan (Dinsih) Kota Bekasi, Abdillah mengakui kalau TSPT di Sumurbatu sudah overload, sehingga pihaknya harus melakukan penataan kembali di zona satu sampai lima. Hal ini untuk menampung sampah dari masyarakat Kota Bekasi.

”Memang saat ini lokasi TPST sudah overload, namun antisipasi pelayanan sampah bagi masyarakat Kota Bekasi tetap kami utamakan, sehingga meskipun overload dengan adanya penataan sampah diharapkan bisa teratasi,” ucapnya.

Terkait adanya kerja sama Pemkot Bekasi dengan pihak ketiga (swasta) untuk mengelola sampah menjadi tenaga listrik, kata dia, itu masih dalam tahap pembangunan kontruksi.


Memang untuk mengurangi tumpukan sampah di TPST Sumurbatu, lanjut Abdillah, pengelolaan yang dikerjasama dengan pihak ketiga baru bisa berjalan pada tahun 2016..

”Untuk mengantisipasi TPST Sumurbatu tidak overload, kami harus menyiapkan anggaran sebesar Rp21 miliar untuk membebaskan lahan membangun zona baru. Sebab apabila tidak ada pembangunan zona, maka sampah tidak tertampung,” terangnya. (and)