Kabupaten Bekasi Butuh Jalan Baru

SELALU MACET: Jalan Imam Bonjol selalu dipadati berbagai jenis kendaraan ke arah Cikarang. Masalah kemacetan yang ada di Kabupaten Bekasi saat ini membutuhkan solusi baru yang lebih tepat untuk mengurai kemacetan lalu lintas.
SELALU MACET: Jalan Imam Bonjol selalu dipadati berbagai jenis kendaraan ke arah Cikarang. Masalah kemacetan yang ada di Kabupaten Bekasi saat ini membutuhkan solusi baru yang lebih tepat untuk mengurai kemacetan lalu lintas.
SELALU MACET: Jalan Imam Bonjol selalu dipadati berbagai jenis kendaraan ke arah Cikarang. Masalah kemacetan yang ada di Kabupaten Bekasi saat ini membutuhkan solusi baru yang lebih tepat untuk mengurai kemacetan lalu lintas.

POJOKSATU.id, CIKARANG BARAT – Kemacetan yang terjadi hampir di setiap ruas jalan di Kabupaten Bekasi selalu dikeluhkan warga. Solusi baru diharapkan dapat dicetuskan oleh pihak pemerintah agar lalu lintas yang semrawut tidak lagi menjadi hambatan warga dalam beraktivitas.

Seorang warga Kelurahan Sumberjaya, Irvan, mengungkapkan, perbaikan jalan sudah tidak lagi bisa menjadi solusi bagi kemacetan yang terjadi. Menurutnya, butuh solusi lain seperti pembuatan jalan baru guna membagi volume kendaraan.

“Harusnya dada pembangunan jalan baru dan penataan pembangunan fasilitas penunjang jalan agar pengendara mempunyai banyak pilihan jalur,” ujarnya.

Kesemrawutan lalu lintas memicu terjadinya banyak pelanggaran tata tertib oleh pengendara. Salah satunya adalah berputar arah sembarangan, hingga menerobos rambu lalu lintas. Hal itu seharusnya dapat diminimalisir dengan perbaikan dan penambahan infrastruktur jalan.


“Jumlah kendaraan yang ada di jalanan sudah sangat banyak, jadi kemacetan harus segera diselesaikan,” imbuhnya.

Terpisah, Kasi Menajemen Rekayasa Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Deny Hendra mengatakan, kemacetan biasanya potensial terjadi pada persimpangan jalan. Di antaranya adalah simpang Indoporlen, Legenda, exit Tol Cibitung, Pasar Cibitung, simpang Cibuntu, hingga simpang Kompas.

“Karena kebanyakan persimapangan tidak sesuai dengan geometrik. Terlebih lagi dengan kurangnya kapasitas mulut persimpangan membuat kendaraan tersendat,” ujarnya.

Kata dia, peningkatan sarana dan prasarana transportasi sistem lalu lintas harus dilakukan. Jika semuanya memadai, menurutnya, hal itu menjadi salah satu solusi masalah kemacetan di Kabupaten Bekasi. (dan)