Dua Hektar Padi Layu, Petani Merugi

LAYU: Seorang petani tengah melakukan penuaian pada pada panen hasil tanam yang terilhat layu dan roboh setelah berbulan-bulan tidak mendapatkan suplai pengairan.
LAYU: Seorang petani tengah melakukan penuaian pada pada panen hasil tanam yang terilhat layu dan roboh setelah berbulan-bulan tidak mendapatkan suplai pengairan.
LAYU: Seorang petani tengah melakukan penuaian pada pada panen hasil tanam yang terilhat layu dan roboh setelah berbulan-bulan tidak mendapatkan suplai pengairan.

POJOKSATU.id, CIKARANG TIMUR – Seluas dua hektar tanaman padi siap panen layu dan terlihat roboh lantaran minim dialiri air irigasi. Akibatnya, petani setempat rugi karena panen yang dihasilkan tidak optimal.

Petani padi, Astim (41) mengatakan, kurangnya pengairan membuat padi layu dan buah padi yang matang tidak maksimal. Apalagi dengan layu robohnya padi itu ke tanah membuat banyak kerusakan pada hasil panen sehingga kerugian tidak terhindarkan.

“Dua hektar padi yang rebah bukan karena kena angin tetaip karena jarang mendapat pengairan,” ujarnya, Rabu (12/8).

Dia mengatakan, hampir 85 persen tanaman padi yang ada di Desa Jatibaru roboh dan kerugian ditaksir hingga ratusan ribu rupiah pada musim panen kedua ini.


Meski padi yang sudah menguning roboh, tetapi sebenarnya sudah cukup masa panen meski sebagian padi lain mengalami puso. “Kalau yang punya saya lumayan masih bagus meskipun rebah, tapi
yang lain kebanyakan pada puso,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan petani lainnya, Imah (38), kata dia, sawah miliknya mengalami roboh akibat kurangnya pengairan pada lahan sawah. Karena kekurangan air, kualitas tanaman padi semakin menurun sehingga layu karena kekurangan bahan produksi.

“Sudah hampir sebulan ini sawah nggak dikasih air, habis irigasinya juga kering,” bebernya.

Ia mengatakan, lahan sawah di Desa Jatibaru juga mengalami dampak kekeringan parah sehingga banyak petani mengalami kerugian. Padi yang roboh terpaksa harus dipanen lebih awal demi
meminimalisir kerugian lebih banyak.

Jika padi dibiarkan roboh dan tidak segera dipanen, maka tanaman padi akan mati dan banyak kerugian yang diderita. “Kalau udah begini jelas rugi, lihat saja tanahnya keras nggak ada air yang meresap,” imbuhnya. (mar)