HUT Kabupaten, Harus Jadi Moment Kesejahteraan Atlet

SUPORTER : Andrie Zati Pratama (tengah) membakar semangat supporter tim Porda cabang olahraga sepak bola Kabupaten Bekasi di partai final Porda XII 2014 lalu.
SUPORTER : Andrie Zati Pratama (tengah) membakar semangat supporter tim Porda cabang olahraga sepak bola Kabupaten Bekasi di partai final Porda XII 2014 lalu.
SUPORTER : Andrie Zati Pratama (tengah) membakar semangat supporter tim Porda cabang olahraga sepak bola Kabupaten Bekasi di partai final Porda XII 2014 lalu.

POJOKSATU.id, CIKARANG BARAT- Banyak prestasi olahraga yang sudah disumbang oleh atlet putra-putri Kabupaten Bekasi. Namun fenomenanya, masih banyak atlet aktif maupun eks atlet yang hidup dengan tingkat kesejahteraan rendah, pendidikan rendah bahkan hak yang seharusnya diterima atlet kerap dikebiri oleh beberapa oknum olahraga yang tidak bertanggung jawab.

Aktivis olahraga Kabupaten Bekasi, Andrie Zati Pratama mengatakan, sudah seharusnya ekesistensi atlet diiringi dengan asas legalitas dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) perihal olahraga.

“Momentum HUT Kabupaten Bekasi yang ke-65 ini harus dapat dijadikan cikal bakal terlahirnya Perda olahraga,” ujar pria yang pernah menjadi komando suporter sepak bola di Porda XII Jabar.

Menurutnya, melalui Perda tersebut dapat menjadi pelindung hak-hak atlet. Mulai dari segi kesejahteraan hidup, pendidikan dan ketenagakerjaan. Sejatinya, prestasi yang sudah banyak ditorehkan oleh atlet harus berimbang dengan apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).


“Harus balance antara kontribusi atlet dengan bentuk apresiasi daerah,” cetusnya.

Maka dari itu, tukas Andrie, mestinya hal tersebut bisa juga diatur dalam suatu peraturan perundang-undangan daerah atau biasa disebut dengn Perda tentang keolahragaan.

Sehingga ke depan hak-hak atlet maupun pelatih secara keseluruhan bisa diinventarisir melalui Perda. Terutama soal kualitas akademis atlet yang dinilai masih sangat minim mendapatkan perhatian dari Pemkab Bekasi.

“Program beasiswa pendidikan untuk atlet yang prestasi hingga jenjang Perguruan Tinggi masih kurang mendapatkan perhatian. Besar harapan, dengan lahirnya Perda nanti dapat juga mengakomodir program beasiswa tersebut,” pungkasnya. (asd)