Cegah Imigran Gelap, TKA Dipantau

WNA
ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, BEKASI – Kota Bekasi tidak ingin kecolongan dengan hadirnya para imigran gelap yang berkedok tenaga kerja. Karena itu sebanyak 152 tenaga kerja asing (TKA) dipantau.

Keberadaan mereka mendapat pengawasan oleh Kesbangpol Kota Bekasi. Bidang Kewaspadaan Masyarakat bertugas mengantisipasi kemungkinan terjadinya imigran gelap ataupun juga orang asing yang habis masa tinggalnya.

“Secara prinsip kami mewaspadai keberadaan orang-orang asing hampir di seluruh wilayah di Kota Bekasi. Namun ada skala prioritas, dimana wilayah perumahan, apartemen dan lembaga pendidikan merupakan fokus utama pengawasan,” ungkap Kasubid Kewaspadaan Masyarakat, Nizam Haikal.

Saat disinggung apakah ada warga asing yang terlibat di berbagai kejadian di Kota Bekasi, seperti pendirian gereja katolik Santa Clara, pihaknya menegaskan tidak ada warga asing yang terlibat, semuanya murni warga Bekasi.


“Gak ada warga asing yang terlibat semua murni warga Bekasi semua,” tegasnya.

Pihaknya menambahkan, seperti lembaga pendidikan, pernah ada penelitian oleh warga asing di daerah Bantargebang terhadap pendidikan anak-anak di sekitar TPA. Penelitian tersebut tidak berkoordinasi dengan pihak terkait sehingga dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas keamanan.

“Biasanya peneliti dari warga asing yang datang ke Kota Bekasi, tidak melapor kepada kami terkait kegiatanya jadi kami tidak tahu apa yang diteliti apakah berdampak positif atau negatif untuk kita,” sambungnya.

Karena itu, pihaknya sudah menyusun pembentukan tim koordinasi penanganan orang asing sebagai payung hukum penindakan terhadap orang asing ilegal. Yang berkerja sama dengan semua pihak seperti Imigrasi, Disnaker dan lainnya.

“Tim pengawasan orang asing ini bisa menjadi suatu upaya antisipasi menyusul maraknya kasus warga asing ilegal di berbagai di daerah, tak menutup kemungkinan banyak warga asing yang belum terdata,” tandasnya.

Sementara, Kasubid Informasi dan Diteksidini, Supono menjelaskan saat ini, sudah mulai banyak berdiri perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang mempekerjakan tenaga asing.

“Saat ini kami bekerja sama denganĀ  Kepala Pos Daerah Intelejen Negara (Posda) yang ada di Kota Bekasi, Komunitas Intelijen Daerah, untuk membantu kepala daerah menjaga kondusifitas daerah, dan sampai sekarang belum ada gejala-gejala yang mencurigakan,” imbuhnya. (dat)