1000 Siswa Adu Keterampilan

PUKUL GONG : Menteri Agama RI Lukman Hakim memukul gong, saat membuka pekan keterampilan dan seni pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) di Asrama Haji Kota Bekasi kemarin.
PUKUL GONG : Menteri Agama RI Lukman Hakim memukul gong, saat membuka pekan keterampilan dan seni pentas  Pendidikan Agama Islam (PAI) di Asrama Haji Kota Bekasi kemarin.
PUKUL GONG : Menteri Agama RI Lukman Hakim memukul gong, saat membuka pekan keterampilan dan seni pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) di Asrama Haji Kota Bekasi kemarin.

POJOKSATU.id, BEKASI – Kementerian Agama Indonesia menggelar pekan keterampilan dan seni pentas  pendidikan agama islam (PAI) di Asrama Haji Kota Bekasi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 1000 siswa dari tinggkat SD, SMP, SMA. Mereka  merupakan utusan dari 33 provinsi yang ada di Indonesia.

Kegiatan yang dimulai kemarin, mempertandingkan berbagai macam perlombaan di antaranya, MTQ, lomba pidato PAI, hafalan ayat suci Alquran, cerdas cermat, kaligrafi Islam, seni nasyid, debat PAI, dan lomba kreasi busana muslim.

Lomba menguji wawasan dan keterampilan siswa yang akan dihelat selama satu minggu tersebut, dibuka langsung oleh  Menteri Agama Indonesia Lukman Hakim, didampingi Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Rudi Sabarudin.

Pada kesempatan tersebut Menteri Agama Indonesia Lukman Hakim mengatakan, pentas PAI ini sebagai ajang momentum memperkokoh niat dan sikap kita sebagai bangsa yang berkarakter. Apalagi kegiatan ini sebagai sarana menambah potensi peserta didik yang ada di seluruh Indonesia.


“Kegiatan ini merupakan ekstrakurikuler yang bermanfaat dan menambah pembelajaran siswa, kita membekali generasi muda kita dengan kreatif, mandiri, dan berakhlak muila. Dan saya berharap, dengan adanya acara ini para peserta bisa lebih taat beribadah,” ujarnya.

Sementara Itu Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu mengaku,  sebagai tuan rumah sangat bangga dengan kegiatan  pentas PAI ini . Sebagai kota yang heterogen, Pemkot Bekasi memiliki cita-cita untuk menjadikan Kota Bekasi ini ihsan, nilai-nilai agama bisa diimplemntasikan untuk kehidupan sosial yang lebih baik.

“Pak Wali Kota dan saya ingin mewujudkan kota yang ihsan di tengah heterogenitasan penduduk di Kota Bekasi. Tumbuhnya nilai nilai agama di Kota Bekasi justru memperkokoh nilai ihsan sehingga diharapkan suasana damai dan tentram terwujud di Kota Bekasi,” paparnya.

Kepada para peserta, Ahmad Syaikhu berharap pentas PAI 2015 bisa dijadikan untuk mengukir prestasi. Berprestasi di ajang ini menjadi awal prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

“Semoga prestasi yang peserta ukur di sini akan menjadi prestasi awal untuk yang lebih baik di masa yang akan datang, dan kegiatan ini sangat bagus untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan juga menambah iman dengan kegiatan positif seperti ini,” pungkasnya. (ran)