Pastikan 151 Bangku Tidak Terisi

Rudi Sabarudin
Rudi Sabarudin
Rudi Sabarudin

POJOKSATU.id, BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi, memastikan sebanyak 151 bangku kosong yang tersisa di sekolah negeri pasca penutupan Pendaftaran Peserta Didik Baru 2015/2016 tidak akan terisi oleh siswa lain.

Sebanyak 151 bangku kosong yang tersebar ini di antaranya 19 bangku di jenjang SMA, 11 bangku di SMK, dan 121 lainnya di tingkat SMP. Bangku kosong tersebut muncul akibat calon siswa yang sebelumnya telah dipastikan diterima di sekolah bersangkutan akan tetapi memilih bersekolah di tempat lain.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rudi Sabarudin memastikan tidak akan diisi oleh siswa manapun. Meskipun, dia mengaku  banyak orangtua murid yang menginginkan bangku kosong tersebut untuk anaknya.

“Mungkin banyak yang mengincar untuk mengisi bangku kosong tersebut. Namun supaya proses PPDB Online tidak tercoreng, kami wajib memastikan bangku-bangku itu tidak dimanfaatkan pihak lain,” ujarnya.


Dia mengaku, banyak siswa Kota Bekasi yang menginginkan bangku kosong tersebut. Mereka   yang gagal saat seleksi PPDB Online baik melalui jalur reguler maupun lokal jalur lokal di tingkat  SMPN, SMAN dan juga SMKN.

“Saking banyaknya pihak yang mengincar, sampai-sampai muncul dugaan bangku kosong itu akan terisi dalam dua hingga tiga bulan mendatang melalui sistem transfer siswa dari sekolah lain, tetapi saya jamin hal tersebut tidak akan dan tidak boleh terjadi karena di luar masa PPDB, sekolah negeri tidak diperkenankan menerima siswa dengan alasan apa pun,” paparnya.

Dia juga mengaku sudah kantongi data siswa yang terdaftar sesuai hasil PPDB Online untuk dibandingkan dengan data ril siswa di setiap sekolah pada dua atau tiga bulan ke depan. Jika ditemukan ketidaksinkronan data, Disdik Kota Bekasi siap menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang menyalahgunakannya.

“Bisa kepala sekolahnya, operator pendaftaran, atau oknum-oknum lain. Semua akan kami pantau dan jatuhi sanksi jika terbukti bersalah, karena memang saat ini kami terus melakukan pendataan dan kontroling untuk memastikan bangku kosong itu tidak akan diisi oleh siswa lain pasca PPDB Online,” ungkapnya. (ran)