Disparbudpora Kabupaten Dikecam

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Bekasi, Beny Hidayat mengaku kecewa dengan Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, prestasi yang diraih dua tim voli pelajar yang tampil di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat (Jabar) IV tidak seimbang dengan bentuk apresiasi yang diberikan. Hal ini semakin diperparah dengan akomodasi uang saku atlet yang jauh dari nilai proporsional.

“Bayangkan saja, atlet pelajar yang sudah berjuang gigih untuk membela nama baik daerah hanya mendapatkan akomodasi uang saku Rp150 ribu selama mengikuti Popwilda di Kabupaten Subang,” sesalnya.

Anggaran yang dialokasikan Disparbudpora Kabupaten Bekasi untuk kegiatan Popwilda 2015, tukas Beny, sangat tidak relevan dengan beban kebutuhan real yang digunakan oleh kontingen Popwilda Kabupaten Bekasi.


Ikhwal Dokumen Pelaksanan Anggaran (DPA) yang terbit dari instansi Disparbudpora tersebut sebenarnya sudah sempat diprotes keras oleh kontingen. “Kontingen dituntut untuk bisa merealisasikan prestasi, namun apresiasi dan akomodasi yang diberikan parah sekali,” tegasnya.

Polemik DPA ini sangat menjadi pelajaran yang berharga bagi kontingen tim pelajar Kabupaten Bekasi. Terlebih lagi, tambah dia, bagi tim yang lolos menuju Popda Jabar XI 2016 di Kabupaten Bogor, tentunya tidak ingin mengalami penderitaan yang sama seperti pengalaman Popwilda 2015 Kabupaten Subang.

“Besar harapan agar DPA untuk Kontingen Kabupaten Bekasi di ajang Popda Jabar XI 2016 Kabupaten Bogor bisa proporsional sesuai dengan beban kebutuhan. Mulai dari persiapan sampai perhelatan pertandingan berlangsung,” pungkasnya. (asd)