Di Huripjaya Air Luber

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, BABELAN – Warga Desa Huripjaya tidak merasakan sulitnya mendapatkan air di saat musim kemarau seperti saat ini. Pasalnya, banyak warga yang memiliki sumur resapan dengan air yang cukup melimpah.

Kepal Dusun III, Desa Huripjaya, Mustopa membenarkan jika warganya tidak kesusahan untuk mendapatkan air. Karena sumur resapan yang dimiliki warganya rata-rata memiliki kedalaman lebih dari satu meter.

“Di sini, kemarau mau seperti apa gak bakalan namanya ada kekeringan, soalnya orang sini pompa dalemnya aja sampai 120 meter, tapi kalau masalah air bersih untuk MCK (Mandi Cuci Kakus), memang benar, sudah pasti itu dan memang dari dulu,” ujarnya.

Hingga kini, sambung Mustopa, bukan persoalan sulitnya mendapatkan air yang dikeluhkan warga Huripjaya. Tetapi warga mengeluh sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.


Dari 2.700 kepala keluarga, kata dia, beberapa di antarnya masih kesulitan mendapatkan air bersih. Persoalan itu pun sudah muncul sejak beberapa tahun lalu dan belum juga terselesaikan.

“Di sini sedikit rumit, soalnya kita balik lagi ke masyarakat yang tidak pernah menjaga dan merawat pompa air yang sudah ada, makanya setiap ganti kepala desa, keluhan masyarakat pasti masalah air bersih,” imbuhnya

“Ada bantuan dari perusahaan sekitar, tapikan mereka hanya kasih saja, perawatan balik lagi ke masyarakat sedangkan masyarakat di sini susah untuk dibilangin, gak mau mereka ngerawat pompanya, begitu rusak, ya sudah mereka teriak-teriak lagi,” tambahnya. (ich)