Winoto Bantah Bersaing dengan Syaherallayali

BANTAH PECAH : Ketua DPC Hanura Kota Bekasi, Winoto (tengah) membantah hubungan dirinya dengan Sekretaris DPC pecah alias tidak harmonis.
BANTAH PECAH : Ketua DPC Hanura Kota Bekasi, Winoto (tengah) membantah hubungan dirinya dengan Sekretaris DPC pecah alias tidak harmonis.
BANTAH PECAH : Ketua DPC Hanura Kota Bekasi, Winoto (tengah) membantah hubungan dirinya dengan Sekretaris DPC pecah alias tidak harmonis.

POJOKSATU.id, BEKASI – Ketua DPC Partai Hanura Kota Bekasi, Winoto membantah adanya perpecahan dan persaingan sengit antara dirinya dengan Sekretaris DPC Hanura, Syaherallayali dalam memperebutkan jabatan Ketua DPC.

Anggota Komisi A DPRD Kota Bekasi ini menuturkan, hingga saat ini pimpinan Hanura masih solid dan tidak pecah, bahkan dirinya mengklaim komunikasi antar dia dan Syahreallayali masih baik. “Partai kami masih kondusif dan komunikasi berjalan baik. Kabar yang menyebutkan adanya konflik antar saya dan sekretaris tidaklah benar,” katanya kepada Radar Bekasi.

Menurutnya, dia memberikan jalan bagi siapa pun kader partai yang ingin mencalonkan menjadi Ketua DPC, bahkan Winoto akan legowo jika nanti dirinya tidak kembali terpilih pada saat Musyawarah Cabang (Muscab) nanti. “Saya memberikan jalan bagi siapa pun kader yang ingin mencalonkan diri jadi Ketua DPC, dan akan terus mendukung calon yang terpilih,” ungkapnya.

Kata dia, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pemilik hak suara di partai bagi siapa saja calon yang layak dipilih menjadi Ketua DPC Hanura Kota Bekasi. “Siapa pun yang terpilih menjadi ketua kan tergantung pemilik hak suara. Kalau saya serahkan sepenuhnya dengan mereka,” ungkap politisi bertubuh tambun ini.


Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris DPC Hanura Kota Bekasi, Syahreallayali kepada Radar Bekasi, ia menegaskan komunikasi antar dirinya dengan Ketua DPC terus berjalan dan kompak bersama – sama ingin membesarkan partai. “Komunikasi kami baik, tidak ada permasalahan apa pun,” terangnya.

Anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi ini menjelaskan, jika adanya perbedaan pandangan merupakan hal yang biasa, namun selama ini dapat diselesaikan dengan musyawarah. “Program partai berjalan kondusif. Komunikasi juga antar pengurus stabil tidak ada kendala,” tuturnya. (sar)