Wagub: Kondisi Asrama Haji Tidak Layak

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, BEKASI – Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar mengaku fasilitas asrama haji Bekasi, belum nyaman untuk calon jamaah haji. Ke depan harus dilakukan perbaikan baik sarana dan prasarana di asrama.

Dedy mengatakan, fasilitas pemondokan di embarkasi Jakarta – Bekasi masih harus dilakukan pembenahan. Ia juga kaget dengan sarana seperti fasilitas kamar belum direnovasi.

“Jamaah kita kan memakan waktu cukup jauh dari rumah masing-masing ke asrama. Kalau sarananya belum memadai, kita tidak dapat istirahat dengan nyaman dan melaksanakan haji dengan baik. Ini (asrama) harus segera direnovasi,” perintahnya, Jumat (7/8).

Dedy juga menanyakan, rencana renovasi asrama yang sedianya dilakukan sejak tahun lalu namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan di asrama haji Bekasi.


“Kita mendapatkan informasi kalau tahun lalu asrama mau direnovasi. Tapi sampai sekarang belum direnovasi. Paling tidak fasilifasnya seperti hotel berbintang,” ujar Dedy.

Biasanya, calon jamaah haji, akan beristirahat sejenak di asrama haji dengan waktu hampir satu hari untuk kemudian melanjutkan pernerbangan di bandara Halim Perdanakusuma.

Sementara itu, fasilitas di asrama haji Bekasi memiliki tiga lantai dengan 150 kamar dan masing-masing 10 orang per kamar.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jabar A. Buchori mengaku perlu segera ada renovasi di asrama hajiĀ  Bekasi. Terkait pelaksanaan renovasi yang sedianya sudah berjalan sejak satu tahun lalu, menurut Buchori banyak pertimbangan yang harus diperhatikan.

“Renovasi ini kan butuh waktu panjang, sedangkan pelaksanaan haji berlangsung setiap tahun dan membutuhkan area memadai untuk calon jamaah haji atau pengantar,” pungkas Buchori.

Tercatat jumlah jamaah haji se-Jawa Barat yakni 68 kloter dengan totalĀ  29.988 calon jamaah haji. (dat)