Kekurangan Buku, Perpustakaan Sepi Pengunjung

SUASANA PERPUSTAKAAN: Akibat masih banyak rak buku yang kosong, masyarakat ogah datang ke Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kota Bekasi. ANDI MARDANI/RADAR BEKASI
SUASANA PERPUSTAKAAN: Akibat masih banyak rak buku yang kosong, masyarakat ogah datang ke Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kota Bekasi. ANDI MARDANI/RADAR BEKASI
SUASANA PERPUSTAKAAN: Akibat masih banyak rak buku yang kosong, masyarakat ogah datang ke Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kota Bekasi. ANDI MARDANI/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, BEKASI – Selain kekurangan buku, Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bekasi ternyata masih belum layak mendapat standarisasi perpustakaan standar nasional.

Sebab, dari 2,5 juta penduduk Kota Bekasi, seharusnya sebuah perpustakaan sudah harus memiliki 26.500 judul buku di Perpustakaan dan Arsip Daerah. Akan tetapi, hingga saat ini, Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bekasi baru memiliki 9.500 judul buku.

Sehingga hal tersebut berdampak pada sepinya pengunjung untuk mencari referensi bacaan. Bukan hanya itu, luas Perpustakaan Kota Bekasi yang hanya 500 meter persegi tidak sesuai dengan standarisasi dari yang seharusnya 1500 meter persegi. Sedangkan bangunannya 450 meter persegi.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Perpustakaan pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Bapersipda), Yunan Albaehaqi mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya untuk mencari lahan yang lebih luas, namun terkendala dengan tanah fasom fasum.


“Sebenarnya terkait buku-buku, kami bisa untuk menyediakan, tetapi terkendala dengan lahan bangunan. Oleh sebab itu, kami akan lakukan komunikasi dengan bagian pertanahan, sehingga nantinya untuk kekurangan lahan bisa dicari solusinya,” papar Yunan.

Sementara itu Kasi Pelayanan Bidang Perpustakaan, Dwi Palupi mengakui, memang untuk perpustakaan ini masih proses tahap penyempurnaan. Sehingga masyarakat maupun pelajar di Kota Bekasi, belum bisa merasakan kenyamanan saat berkunjung.

“Untuk pelayanan bagi pembaca, kami terus melakukan kerja sama dengan media, dari keunggulan perpustakaan supaya bisa menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke Perpustakan ini. Kami juga menggandeng 45 Paud dan TK yang ada di Kota Bekasi,” tuturnya. (and)