Perekaman E-KTP Terkendala Pemadaman Listrik

TERKENDLA : Salah seorang warga yang ingin melakukan proses rekam data untuk e-KTP di Desa Satriamekar terpaksa menunggu berjam-jam akibat pemadaman listrik, Selasa (28/4). PUTRI/RADAR BEKASI
TERKENDLA : Salah seorang warga yang ingin melakukan proses rekam data untuk e-KTP di Desa Satriamekar terpaksa menunggu berjam-jam akibat pemadaman listrik, Selasa (28/4). PUTRI/RADAR BEKASI
TERKENDLA : Salah seorang warga yang ingin melakukan proses rekam data untuk e-KTP di Desa Satriamekar terpaksa menunggu berjam-jam akibat pemadaman listrik, Selasa (28/4). PUTRI/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, TAMBUN UTARA – Pemadaman listrik yang terjadi di Desa Satriamekar, Tambun Utara berdampak terhadap pelayanan publik, seperti yang terjadi kemarin, Selasa (28/4). Pelayanan pembuatan e-KTP di kantor desa tersebut terpaksa berhenti karena pemadaman listrik.

Meski sempat tersendat, pihak desa akhirnya memutuskan untuk menerapkan sistem jemput bola, yakni dengan langsung mendatangi warga. Meski demikian, akibat pemadaman listrik itu, pelayanan publik lainnya ikut terhambat.

Kaur Umum Desa Satriamekar, Makmur mengatakan, akibat pemadaman listrik, perekaman e-KTP tersendat sekitar tiga jam. Padahal, saat itu banyak warga yang ingin melakukan proses rekam data.

“Padahal banyak warga yang antusias buat perekaman kali ini, tapi baru mulai pagi sampe jam 11 siang eh udah mati lampu, jadinya baru sekitar 30 orang yang melakukan perekaman,” ujarnya.


Makmur menyayangkan adanya pemadaman listrik yang kerap terjadi di wilayah Tambun Utara. Apa lagi, sebelum pemadaman dilakukan, pihak PLN tidak memberikan informasi terlebih dulu.

“Kalau desa tidak ada surat yang saya terima, pas ditanya sama staf desa baru deh dia kasih tahu kalau listrik nyala lagi sekitar jam 2 siang tadi,” jelasnya.

Benget (35), salah seorang warga Perumahan Griya Asri II juga menyayangkan pemadaman listrik. Karena bukan hanya pelayanan publik yang terganggu, tetapi banyak jenis usaha milik warga yang juga dirugikan.

“Dulu saya malas aja kalau perekaman e-KTP, sekarang giliran warga lain juga antusias eh listriknya padam. Mau balik ke rumah lagi juga tanggung, jadi saya tunggu saja lah,” katanya. (put)