RT/RW Wajib Bantu Urus Surat Keterangan Kematian

Alexander Zulkarnaen
Alexander Zulkarnaen
Alexander Zulkarnaen

POJOKSATU.id, BEKASI – Ada perubahan soal pengurusan keterangan kematian. Jika sebelumnya, surat tersebut diurus keluarga. Namun hal itu kini dibebankan pada ketua RT dan RW. Jadi pengurus RT/RW yang mengajukan surat keterangan kematian pada kelurahan. Dengan demikian, masyarakat makin dimudahkan dalam pelayanan pengurusan surat keterangan kematian.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Alexander Zulkarnaen kepada Radar Bekasi (Grup pojoksatu.id).

“Sesuai dengan Undang-Undang No 24 Tahun 2013, tentang administrasi kependudukan. Ya, dalam UU tersebut pelaporan pencatatan kematian yang semula menjadi kewajiban penduduk, diubah menjadi kewajiban RT atau nama lain untuk setiap kematian warganya kepada instansi pelaksana. Dan pelaporan tersebut dilakukan secara berjenjang melalui RW, kelurahan, dan kecamatan, sehingga datanya diinput di Disdukcapil,” ucapnya.

Dijelaskan Alex, dengan adanya kebijakan baru yang diatur UU, dirinya berharap setiap RT maupun RW yang sudah mendapatkan insentif dari Pemkot bisa menjalankan kebijakan yang diatur UU.


“Kebijakan ini sudah diatur oleh Kementrian Dalam negeri, dimana untuk pendataan kematian sangatlah penting. Sebab berguna saat pemilihan umum, yang dimana sekarang data kependudukan lebih dipercaya dari Disdukcapil dari pada BPS. Sebab kalau dari pendataan kependudukan sesuai dengan data masyarakat yang aktif,” pungkasnya. (and)