Cabup Lagi, Sa’duddin Sebut Gandeng Daris

COBLOS : Mantan Bupati Bekasi Sa’duddin bersama istri melakukan pencoblosan pada Pilkada Kabupaten Bekasi lalu yang dimenangi oleh pasangan Nero yang kini memimpin. DOK/RADAR BEKASI
COBLOS : Mantan Bupati Bekasi Sa’duddin bersama istri melakukan pencoblosan pada Pilkada Kabupaten Bekasi lalu yang dimenangi oleh pasangan Nero yang kini memimpin. DOK/RADAR BEKASI
COBLOS : Mantan Bupati Bekasi Sa’duddin bersama istri melakukan pencoblosan pada Pilkada Kabupaten Bekasi lalu yang dimenangi oleh pasangan Nero yang kini memimpin. DOK/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Meski tahapan Pilkada Kabupaten Bekasi baru akan dimulai 2017 mendatang. Namun para politisi yang akan tampil sebagai Calon Bupati (Cabup) sudah bermunculan dan menyatakan kesiapannya.

Salah satunya adalah mantan Bupati Kabupaten Bekasi, Sa’duddin, dia mengaku akan kembali mencalonkan diri sebagai calon Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 mendatang. Politisi Senayan ini dikabarkan menggandeng Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi, Daris sebagai calon Wakil Bupati.

“Saya diminta nyalon lagi dan berpasangan dengan Daris. Saya siap untuk maju kembali sebagai cabup pada Pilkada mendatang,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Daris, ketika dikonfirmasi menyambut baik wacana tersebut. Dia pun membenarkan sudah membangun komunikasi dan bersilaturahmi dengan politisi PKS Sa’duddin.


“Wah, kalau memang seperti itu wacananya bagus dong, nama saya disebut-sebut sebagai Bupati atau Wakilnya. Akan tetapi, saya memang belum ada persiapan matang untuk maju di Pilkada nanti,” paparnya.

Lebih jauh Daris menambahkan, memang waktu habis salat Jumat kemarin Sa’duddin silaturahmi dengan dirinya. Tetapi hanya membicarakan masalah perkembangan Kabupaten Bekasi dan dana APBN, bukan membahas pencalonan di pilkada.

“Saya sih menyambut baik jika memang itu benar, akan tetapi Pak Sa’duddin melakukan silaturahmi ke saya bukan membahas soal Pilkada melainkan membahas perkembangan Kabupaten Bekasi ke depan. Selain itu juga hanya membahas bantuan dana APBN, dan belum ada pembicaraan masalah Pilkada,” ungkapnya. (ran)