Dejan Ngeluh Soal Lapangan

REPRESENTATIF : Pelatih Persipasi Bandung Raya (PBR) Dejan Antonic (belakang) mengaku butuh lapangan untuk latihan yang representatif standar lapangan untuk pemain professional. IRWAN/RADAR BEKASI
REPRESENTATIF : Pelatih Persipasi Bandung Raya (PBR) Dejan Antonic (belakang) mengaku butuh lapangan untuk latihan yang representatif standar lapangan untuk pemain professional. IRWAN/RADAR BEKASI
REPRESENTATIF : Pelatih Persipasi Bandung Raya (PBR) Dejan Antonic (belakang) mengaku butuh lapangan untuk latihan yang representatif standar lapangan untuk pemain professional. IRWAN/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, BEKASI – Skuad asuhan Dejan Antonic baru bisa melakoni latihan di lapangan besar setelah sebelumnya hanya berlatih di lapangan futsal Kirana. Gaston Castano dan kawan-kawan, berlatih di lapangan komplek Yonif 202/Tajimalela, Rawalumbu

Meski kondisi lapangan belum memenuhi kriteria untuk sekelas klub professional, namun pelatih kebangsaan Yugoslavia ini mengaku belum memiliki opsi lain mengingat masih menunggu adanya lapangan baru yang masih diupayakan pihak manajemen.

Pelatih PBR, Dejan Antonic mengatakan, dirinya tidak mau mengambil risiko mengingat kondisi lapangan yang tidak rata dikhawatirkan bisa membuat pemain cedera.

Sehingga latihan hanya penekanan pada kontrol bola dan shooting serta penekanan fisik pemain. Tidak terlihat program latihan full game kemarin. Menurutnya, hingga saat ini pemain masih terus melakukan adaptasi  di tengah perbedaan cuaca yang cukup signifikan dari Bandung ke Bekasi. ”Kita tidak mau ambil risiko cedera pemain,” ujar Dejan.


Dirinya mengaku memang baru kemarin kembali menjalani latihan di lapangan besar.

”Hari ini kita baru latihan normal, karena kemarin kita belum ada tempat lapangan, mungkin minggu depan kita sudah bisa mulai semua normal,” harap dia.

Dejan mengaku butuh lapangan bagus untuk membentuk pemain dan tim yang diharapkannya hal itu bisa segera bisa berjalan normal pekan depan.

”Ini sedikit masalah, karena untuk sementara kita tidak ada lapangan cukup bagus untuk latihan, kalau kita ingin bikin pemain dan tim lebih bagus kita harus dapat lapangan persis untuk tim professional. Kalau seperti ini cukup berat, tapi ada dua tiga solusi mungkin minggu depan ada lapangan sehingga latihan bisa normal,” tandasnya. (one)