Sidang Digelar Secara Daring, Jaksa Dakwa Doni Salmanan Raup Keuntungan Rp 40 Miliar dari Quotex

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Sidang perdana terdakwa Doni Muhammad Taufik atau dikenal Doni Salmanan dengan kasus trading ilegal digelar di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kamis, 4 Agustus 2022.


Kasipenkum Kejati Jabar, Sutan Harahap menjelaskan, sidang perdana terdakwa Doni Muhammad Taufik atau dikenal Doni Salmanan digelar secara daring.

“Sidangnya (sidang perdana terdakwa Doni Muhammad Taufik atau dikenal Doni Salmanan , red) digelar daring ya, terdakwa di Lapas Jelekong, di ruang sidang Pengadilan Bale Bandung dihadiri oleh JPU Kejari Bale Bandung, dan Penasehat Hukum Terdakwa dan Hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung,” papar Kasipenkum Kejati Jabar, Sutan Harahap, Kamis 4 Agustus 2022.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Doni didakwa menerima keuntungan dari ajakan mendaftar dan mendepositkan uang di aplikasi Quotex.


Doni juga dinilai menyebarkan konten atau berita bohong ketika menawarkan aplikasi Quotex pada para pengikutnya atau trader.

“Agar orang-orang merasa tertarik lalu mendaftar sebagai member Quotex melalui link yang telah diberikan oleh terdakwa, sehingga terdakwa mengambil keuntungan dari setiap orang yang melakukan pendaftaran dan mendepositkan uangnya di Quotex,” kata jaksa penuntut umum, ketika membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung pada Kamis (4/8).

Baca: Pengadilan Negeri Bale Bandung Gelar Sidang Perdana Doni Salmanan 

Dari para trader, jaksa menambahkan, Doni telah memperoleh keuntungan hingga mencapai angka Rp 40 miliar atau jika dirata-ratakan senilai Rp 3 miliar setiap bulannya.

Diketahui, Doni terlebih dulu mendaftar sebagai afiliator di Quotex sebelum mengajak para trader untuk mendaftar. Dia mendapatkan keuntungan dari tiap trader yang mendaftar dan mendepositkan uang.

“Bahwa dari seluruh member yang mendaftar sebagai member Quotex melalui link terdakwa tersebut, terdakwa telah menerima keuntungan sebagai afiliator Quotex sebesar Rp 40 miliar atau rata-rata sebesar Rp 3 miliar perbulannya dari Quotex,” ucap dia.

Baca: Doni Salmanan Ditahan di Lapas Narkotika Jelekong Kabupaten Bandung

Lebih lanjut, menurut jaksa, trader yang telah mendaftar tak mendapatkan keuntungan yang dijanjikan oleh Doni.

Mereka mengalami kekalahan dan kerugian. Melalui Posko Pengaduan Trading Quotex, tercatat ada 142 orang yang mengaku telah menjadi korban dengan kerugian mencapai lebih dari Rp 24 miliar.

“Berdasarkan laporan korban melalui Posko Pengaduan trading Quotex, yang diperkuat dengan hasil perhitungan ulang dari ahli akuntansi dengan nilai kerugian sebesar Rp 24.366.695.782,” ungkap jaksa.

Baca: Polri Tegaskan Soal Jumlah Uang yang Diterima Reza Arap dari Doni Salmanan

Akibat perbuatannya, Doni didakwa Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.(arf/pojokjabar)