Doni Salmanan Ditahan di Lapas Narkotika Jelekong Kabupaten Bandung

Doni Salmanan. IST

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Terdakwa kasus trading, Doni Salmanan akhirnya ditahan di Lapas Jelekong.


Sebelumnya, berkas dan barang bukti kasus Doni Salmanan masuk tahap II dan diserahkan ke Kejati Jabar oleh Bareskrim, Selasa 5 Juli 2022 lalu.

Saat jumpa pers di Kejati Jabar, Selasa 5 Juli 2022, Wakajati Jabar, Didi Suhardi menjelaskan bahwa Doni Salmanan dititipkan di Rutan Kebon Waru Bandung.

Namun saat ditelusuri ke Rutan Kebon Waru Bandung, Karutan Klas I Bandung Riko Stiven menjelaskan bahwa tidak ada tahanan titipan atas nama Doni Salmanan.


“Saya dengar memang akan ke Rutan Bandung, setelah kami cek tidak ada,” jelas Riko, Kamis 7 Juli 2022.

Kasipenkum Kejati Jabar, Sutan Harahap mengklarifikasi perihal lokasi penahanan Doni Salmanan.

Baca: Tersangka Kasus Trading Doni Salmanan, Dilimpahkan Bareskrim ke Kejati Jabar

 

“Jadi, terdakwa Doni ditahan di Lapas Jelekong, meski lapas ini khusus narkotika. hal ini karena kasus ini viral dan mendapat perhatian maka kita titipkan di Lapas Jelekong, tidak jadi di Kebon waru,” jelas Sutan, Kamis 7 Juli 2022.

Sutan menambahkan, bahwa posisi kasus yang dilakukan Doni sesuai locus de licti di wilayah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

“Sesuai locus de licti kasus yang dilakukan Doni, bahkan untuk persidangan pun di wilayah Hukum Pengadilan Negeri Bale Bandung, dimana Kejari Bale Bandung akan menurunkan tim Jaksa yang nanti melakukan penuntutan kasus trading ini,” paparnya.

Baca: Polri Tegaskan Soal Jumlah Uang yang Diterima Reza Arap dari Doni Salmanan

 

Terpisah Kepala Pengamanan Lapas Jelekong, Michi membenarkan bahwa crazy rich Doni Salmanan ditahan di lapas Jelekong.

“Benar di Lapas Jelekong,” paparnya.

Saat ditanya ditahan di blok berapa, Michi tak menjelaskan rinci.

“Terdakwa Doni mengikuti kegiatan mapeling di lapas, sesuai aturan bagi tahanan baru,” singkatnya.(arf/pojokjabar)