Ambil Uang Rp100 Ribu, Polisi Cicendo Bandung Kejar Perampok Bergolok yang Sekap Wanita di dalam Indekos

Para pelaku berhasil menggasak barang milik penghuni Indekos di jalan Jatayu. Foto/Arif

POJOKJABAR,id, BANDUNG – Pihak kepolisian langsung mendalami siapa pelaku pencurian dengan cara menyekap korbannya menggunakan senjata tajam yang terjadi Senin (20/6/2022) dini hari.


Para pelaku berhasil menggasak barang milik penghuni Indekos di jalan Jatayu, serta sebuah toko dengan menggasak uang pecahan Rp500 yang berjumlah Rp100.000.

Menyikapi kejadian tersebut, Polisi dipastikan mulai melakukan penyelidikan terkait dengan kasus tiga pelaku yang merampok indekos dan toko kelontong di Gang Citra, Jatayu, Kota Bandung pada Senin (20/6) dini hari.

BACA JUGA : Seorang Wanita Disekap Perampok Bersenjata di Indekosnya, Pelaku Beraksi Dua Kali di Satu Lokasi


Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Rahayu Mustikaningsih menjelaskan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan.

“Lagi lidik sudah dilaporkan ke Polsek Cicendo,” kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Rahayu Mustikaningsih melalui sambungan telepon pada Selasa (21/6).

Belum disebutkan secara rinci identitas dari para pelaku. Namun, dipastikan tiga pelaku sedang dalam proses pengejaran.

“Pelaku sedang dalam pengejaran,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, wanita berusia 21 tahun, Mulyati dan rekannya yakni Ilham menjadi korban perampokan di indekosnya. Tak hanya menggondol barang berharga, para pelaku juga menyekap korban di kamar indekosnya.

Selang beberapa menit usai merampok di indekos, para pelaku kembali beraksi dengan menyasar toko kelontong yang letaknya tak jauh dari indekos. Aksi ketiga pelaku pun terekam oleh kamera CCTV yang dipasang di sekitar lokasi. Dari rekaman, terlihat ada dua buah golok yang dibawa oleh pelaku.

Perampokan di toko kelontong itu bermula ketika ada seorang penjual nasi goreng sedang bermain ponsel di depan toko. Lalu, para pelaku menghampiri penjual nasi goreng dan menghentikan kendaraannya di dekat toko. Dua pelaku turun membawa golok sementara satu pelaku lainnya menunggu di motor.

Penjual nasi goreng lalu masuk ke dalam toko untuk berlindung dan meminta bantuan ke warga. Para pelaku yang panik kemudian melarikan diri dengan terlebih dulu membawa uang tunai recehan milik pemilik toko pecahan Rp 500 yang jika ditotalkan senilai Rp 100 ribu.