Kebutuhan Pangan Jabar Terdampak Pandemi, Ade Puspitasari Minta Emil Tunda PEN

Ade Puspitasari

Ade Puspitasari


POJOKJABAR.id, BANDUNG – Selama pandemi dua tahun ini, tidak sedikit warga Jabar terdampak menderita dan membutuhkan uluran tangan pemerintah, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pangannya.

Dengan kondisi tersebut, Pemprov Jabar diminta lebih selektif dalam melaksanakan program pembangunan dengan memprioritaskan sektor kesehatan dan penguatan ekonomi masyarakat, terutama dalam sektor pangan di tengah pandemi saat ini.

“Pandemi ini menginterupsi kita semua bahwa penting mengedepankan asas pelayanan dan pemerataan pembangunan, terutama sektor kesehatan dan ekonomi mikro,” tegas Anggota Komisi II DPRD Jabar, Ade Puspitasari.

Oleh karenanya, di tengah kondisi prihatin yang dihadapi masyarakat, politisi Golkar itu meminta Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (Emil) memeriksa ulang tata kelola aparatur dalam pelaksanaan visi Jabar.

Dalam pelaksanaan visi tersebut, Ade meminta Ridwan Kamil untuk menunda program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berkaitan dengan proyek-proyek infrastruktur.

“Tunda dulu program PEN dalam bentuk megaproyek taman, alun-alun, termasuk situ (danau) juga (penyusunan) DED (detail engineering design)-nya. Prioritaskan kesehatan masyarakat dan pengembangan serta penguatan ekonomi rakyat yang paling mendasar, yaitu pangan,” jelas Ade.

Ade mengungkapkan, ada lima hal yang berkaitan langsung dengan persoalan kesejahteraan rakyat, yakni pangan, sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan.

“Gubernur konsen saja dulu di sektor ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat untuk sementara, adapun program lainnya jangan jadi prioritas,” jelasnya.

Ade meminta Pemprov Jabar memperkuat sisi ekonominya tanpa menunda penguatan wirausaha bagi para pemuda, khususnya pemula.

“Di berbagai sektor ekonomi, Pemprov Jabar belum hadir secara nyata.” tandas Ade.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds