Lapas Tangerang Terbakar, Rutan Klas I Bandung Lakukan Antisipasi Kebakaran

Rutan Klas I Bandung
Rutan Klas I Bandung gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Pasca musibah kebakaran di Lapas Tangerang, Rabu 8 September kemarin, Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandung melaksanakan Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran di dalam Rutan.


Simulasi untuk mencegah kebakaran ini, dilaksanakan untuk seluruh petugas Rutan dengan mendatangkan instruktur dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung.

Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran ini sebagai bentuk langkah preventif dan deteksi dini terhadap bencana kebakaran yang dapat mengganggu stabilitas dan keamanan di Rutan 1 Bandung.

Kepala Rutan 1 Bandung, Riko Stiven, menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya antisipasi mencegah terjadinya kebakaran.


Perwakilan instruktur dari Diskar PB kota Bandung, Totoy Yuhasmana terkait penanggulangan kebakaran dan simulasi penggunaan APAR.

Petugas Juara dengan antusias mengikuti arahan yang diberikan narasumber dengan diselingi sesi tanya jawab.

“Selanjutnya seluruh petugas Rutan diberikan kesempatan untuk simulasi penggunaan APAR dan melakukan pemadaman api secara langsung,” jelas Totoy Yuhasmana dari Diskar Kota Bandung, Kamis 9 September siang di Rutan Bandung.

Setelah pelaksanaan simulasi selesai Tim Diskar PB kota Bandung didampingi jajaran struktural berkesempatan melakukan peninjauan diseluruh area guna mapping lapangan untuk mengetahui titik rawan memastikan kondisi area Rutan 1 Bandung dalam kondisi prima dan tidak ada pemicu terjadinya kebakaran.

Karutan Bandung Riko Stiven sangat berterima kasih atas saran dari Diskar PB kota Bandung, serta memberikan rekomendasi titik penempatan Fire Block yakni alat pemadam api yang diklaim lebih efektif dan lebih cepat untuk pemadaman api.

“Kami sangat berterima kasih atas arahan dari Diskar PB Kota Bandung,” jelas Karutan Bandung.

Pada kesempatan yang sama juga tim Diskar PB menyaksikan kegiatan penertiban instalasi listrik yang dilakukan oleh petugas Rutan.

“Kegiatan pemantauan penertiban instalasi listrik, untuk antisipasi agar tidak terjadi kebakaran, serta sebagai bentuk tindaklanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta upaya deteksi dini pencegahan bencana kebakaran dan gangguan Kamtib,” pungkas Karutan Klas I Bandung.