Ini Kronologi Aksi Rusuh Massa di Bandung, Saat Demo Tolak PPKM Dilanjutkan

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya./Foto: Arief

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya./Foto: Arief


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Polrestabes Bandung membubarkan aksi massa sejak Rabu (21/7/2021) siang, di depan Pemkot Bandung.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan bahwa aksi unjuk rasa oleh mahasiswa, ojek online dan pedagang memang ada di depan kantor Balai kota Bandung.

“Pedagang dan ojol sudah mengikuti aksi dan tidak ikut campur saat massa bergeser ke gedung sate, untuk pedagang dan ojol sudah tidak ada, ” jelasnya, di depan Gedung DPRD Jabar, Rabu 21 Juli 2021.

Massa yang long march dari Pemkot Bandung ke Gedung Sate, itu mahasiswa berjumlah 150 orang, namun sepanjang jalan IR H Juanda, ada massa yang tidak dikenal mereka melakukan pengrusakan fasilitas umum, seperti pot bunga lalu menutup jalan Ir H Juanda (Dago).

“Kami membubarkan mereka agar jalan bisa dilalui kembali masyarakat, massa juga tidak mematuhi prokes saat ini, saat diminta bubar ada perlawanan, sehingga kita lakukan penangkapan,” jelasnya.

Dari penangkapan terhadap sejumlah orang yang ikut aksi di antaranya, yakni ada pelajar, mahasiswa, dana beberapa orang lainnya.

“Mahasiswa ada 9 orang, SMA 36 orang, smp 9 orang, dan lainnya seperti pengangguran ada 34 orang,” papar Kapolrestabes Bandung.

Saat ini semuanya masih didata, dan dilakukan tes Swab untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Nanti didata dulu, lalu hasilnya diumumkan untuk hasil tes Covid-19,” paparnya. (arf/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds